Arema Tak Setuju Kemenangan atas Persebaya Dianggap berkat Bantuan Wasit

Oleh Iwan Setiawan pada 06 Okt 2018, 19:25 WIB
Diperbarui 06 Okt 2018, 19:25 WIB
Arema vs Persebaya
Wasit Dodi Setia saat memimpin laga Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sbatu (6/10/2018). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Arema FC berhasil memenangi Derbi Jatim melawan Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-24 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu sore (6/10/2018) dengan skor tipis 1-0.

Penyerang pengganti, Ahmad Nur Hardianto, jadi pahlawan Arema dengan gol tunggalnya di menit ke-70.

Namun, kubu Persebaya menyentil, Arema banyak dibantu keputusan wasit Dodi Setia Permana karena gol Arema bermula dari sebuah tendangan bebas yang dinilai Persebaya tidak perlu terjadi lantaran tidak ada pelanggaran yang dilakukan tim berjulukan Bajul Ijo tersebut.

Namun, pelatih Arema, Milan Petrovic, tidak setuju dengan hal itu. Dia melihat timnya memang layak menang karena Hamka Hamzah dkk. bermain baik sejak menit awal.

"Kami bermain baik seperti tiga pertandingan terakhir. Melakukan pressing sepanjang pertandingan. Gol tadi memang sedikit ada keberuntungan. Tapi, itu juga berkat kerja keras pemain," jelas pelatih asal Slovenia itu.

Kapten tim Arema, Hamka Hamzah, juga setuju dengan sang pelatih. Ia menilai keputusan wasit sudah normal. "Buktinya, pemain Persebaya tidak banyak melakukan protes kepada wasit. Kalau wasit berat sebelah, itu indikasinya ada pada protes pemain," kata Hamka.

Selain kerja keras pemain, Arema berterima kasih atas dukungan penuh dari Aremania karena dukungan yang diberikan bisa membuat pemain lebih bersemangat. Mereka tidak lagi merasakan ketegangan seperti beberapa pertandingan sebelumnya.

ini merupakan kemenangan perdana Arema di saat stadion dipenuhi Aremania. Dalam big match sebelumnya, melawan Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Borneo FC, selalu berakhir dengan hasil imbang.

"Dukungan Aremania sangat luar biasa. Tentu kami berterima kasih kepada mereka," sambung Hamka.

Hanya, masih ada nyanyian rasis yang dibawakan pendukung Arema untuk menghina suporter Persebaya, Bonek. Selain itu, beberapa penonton juga sempat masuk lapangan saat jeda pertandingan dan saat laga usai.

Sepanjang pertandingan, memang mereka tidak melakukan lemparan. Tetapi, setelah laga usai, lemparan dari tribune VVIP sempat terlihat saat tim Persebaya hendak memasuki ruang ganti.