Gagal Kalahkan Arema, Simon McMenemy Anggap Bhayangkara Tak Beruntung

Oleh Iwan Setiawan pada 24 Okt 2018, 21:05 WIB
Simon McMenemy

Bola.com, Jakarta - Bhayangkara FC gagal membalas dendam kepada Arema FC. Pada putaran pertama di Malang, Bhayangkara kalah telak 0-4. Saat jadi tuan rumah pada Rabu (24/10/2018) di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, mereka bermain imbang tanpa gol.

Padahal The Guardian butuh kemenangan untuk menjaga kans di papan atas. Untuk sementara, mereka kini ada di urutan ketiga dengan 43 poin.

“Kami kurang beruntung dalam pertandingan ini. Secara permainan, sore ini Bhayangkara sudah bagus. Permainan persis seperti yang disiapkan dalam sesi latihan. Namun sayang, ada empat peluang emas yang didapat tidak membuahkan gol,” jelas pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy.

Dzumafo Herman jadi pemain yang paling banyak dapat peluang di babak pertama sudah ada dua peluang emas yang dimiliki. Tapi semua bola sontekannya masih belum menemui sasaran. Begitu juga Paulo Sergio, tembakan kerasnya masih bisa dimentahkan kiper Arema, Utam Rusdiana.

“Andaikan saja ada satu peluang yang membuahkan gol, itu akan membuat kami menang. Tapi sekali lagi, kali ini kami tidak beruntung,” jelas pelatih asal Skotlandia tersebut.

Soal serangan, Bhayangkara unggul jauh dari Arema. Bisa dilihat dari statistik total tembakan yang dilakukan Dzumafo dkk. Mereka sembilan lagi mengancam gawang Arema. Sebaliknya, tim tamu hanya empat kali.

“Meski kurang beruntung, masih ada satu catatan yang membuat kami senang. Yakni cleansheet. Ini merupakan kali ketiga beruntun yang dibuat pemain. Ini sangat penting menjelang kompetisi berakhir,” imbuh mantan pelatih Mitra Kukar tersebut.

Simon menambahkan jika pemainnya juga sukses melakukan pressing dengan baik. Dedik Setiawan dan Konate Makan yang biasanya jadi tumpuan gol Arema bisa dimatikan. “Dua pemain itu sangat berbahaya. Tapi pemain kami bisa menghadapi mereka,” tegasnya.