Ada Kejanggalan saat Kalah dari Borneo FC, Persela Pilih Tak Protes ke PSSI

Oleh Zaidan Nazarul pada 27 Nov 2018, 15:00 WIB
Persija Jakarta Vs Persela Lamongan

Bola.com, Samarinda - Persela Lamongan menilai ada yang tidak beres pada kinerja wasit Adi Riyanto asal Kendal saat tim berjulukan Laskar Joko Tingkir itu tumbang 2-3 dari Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Senin (26/11/2018).

Hanya, Persela memutuskan tak akan melayangkan protes resmi kendati merasa dirugikan pada laga pekan ke-32 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak ini.

Seperti disampaikan pelatih Persela, Aji Santoso, seusai pertandingan, ada dua kejanggalan yang ia rasakan dalam pertandingan ini.

Kejanggalan pertama soal kartu merah yang diberikan kepada Loris Arnaud dan satu lagi, saat wasit tak bertindak ketika ada 12 pemain Borneo FC di dalam lapangan pada menit ke-83.

Sikap Persela yang memilih untuk tidak mengirim protes resmi karena dianggap percuma lantaran tak mengubah hasil pertandingan.

"Pertandingan ini kan disiarkan langsung televisi dan ada rekamannya. Menurut saya, seharusnya tanpa kami protes resmi, seharusnya PSSI bisa melihat sendiri," kata Aji.

Pelatih asal Kepanjen, Kabupaten Malang, ini menyerahkan sepenuhnya kepada PSSI untuk menangani masalah ini.

"Saya yakin PSSI ingin menjadikan sepak bola Indonesia lebih baik. Karena itu, perbaikan harus dilakukan secara menyeluruh. Sebab, jika ada satu elemen sepak bola Indonesia kinerjanya kurang maksimal, bisa berdampak negatif pada keseluruhan," imbuh mantan pelatih Timnas U-23 SEA Games 2015.

Persela tak mempersoalkan kekalahan ini, meski hadiah penalti untuk Borneo FC bisa diperdebatkan. Dari siaran ulang televisi, kaki Dendy Sulistyawan lebih dulu menyentuh bola dan tidak ada kontak berarti antara kaki Dendy dengan Sutan Samma (Borneo FC) di dalam kotak penalti pada menit 90+1.

"Saya angkat topi untuk Borneo FC. Kami tak mempersoalkan hasil," ujar Aji.

Dengan kekalahan ini, Persela belum mampu memperbaiki rekor tandang mereka. Total dari 16 laga tandang yang telah dijalani, tim berjulukan Laskar Joko Tingkir ini belum sekali pun mencicipi kemenangan.