Cerita Alfath Faathier di Madura United Setelah Membela Timnas Indonesia

Oleh Aditya Wany pada 27 Nov 2018, 17:15 WIB
Diperbarui 29 Nov 2018, 06:17 WIB
Timnas Indonesia Vs Timor Leste

Bola.com, Bangkalan - Alfath Faathier baru selesai membela Timnas Indonesia yang tampil di Piala AFF 2018. Terakhir, Tim Merah Putih bermain imbang 0-0 dengan Filipina di Stadion Gelora Bung Karno, Surabaya, Minggu (25/11/2018). 

Pada laga pamungkas Grup B itu Alfath memang sama sekali tidak diturunkan. Makanya, pemain berusia 23 tahun itu langsung bertolak ke Bangkalan pada Senin pagi, dan bertanding pada sore harinya. 

Alfath bermain selama 45 menit pada laga melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bangkalan, Senin sore (26/11/2018). Dia memulai pertadingan dari bangku cadangan dan masuk pada menit ke-46 menggantikan Rifad Marasabessy.  

a

Sayangnya, laga pekan ke-32 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak ini berakhir imbang 2-2. Alfath mengaku sangat kecewa gagal membawa Madura United bangkit dan meraih kemenangan. 

“Ini baru pertama saya bermain untuk Madura United setelah dari Timnas Indonesia. Di  babak pertama, saya melihat banyak peluang yang lahir. Tapi, saya masuk babak kedua membuat lini belakang hilang konsentrasi. Saya kecewa pertandingan ini berakhir seri,” kata pemain kelahiran Purwakarta itu.

Alfath sempat muncul sebagai perbincangan saat membela Timnas Indonesia. Dia mencetak gol penyama kedudukan saat skuat Garuda melawan Timor Leste pada 13 November 2018. Laga itu kemudian berakhir 3-1 untuk Timnas Indonesia. 

Sayangnya, Timnas Indonesia gagal lolos ke semifinal ajang dua tahunan se-Asia Tenggara itu. Tim asuhan Bima Sakti tersebut hanya meraih satu menang, satu seri, dan dua kalah dalam empat pertandingan.  

Kini, Alfath berusaha untuk melupakan hasil kurang memuaskan yang diraihnya bersama Timnas Indonesia. Dia ingin fokus untuk membela Madura United yang akan menyisakan dua pertandingan terakhir, melawan Perseru Serui dan Persela Lamongan. 

“Harapan saya tiap bermain untuk Madura United bisa menang. Buat saya pribadi, melawan Serui dan Persela, Madura bisa mendapat hasil yang terbaik,” ucap mantan pemain Diklat Persib tersebut.