Soal Dugaan Suap, Manajer Madura FC Siap Bertemu Kubu PSS

Oleh Aditya Wany pada 30 Nov 2018, 19:25 WIB
Diperbarui 30 Nov 2018, 19:25 WIB
Pengaturan Skor

Bola.com, Bangkalan - Manajer Madura FC, Januar Herwanto merespons ajakan bertemu dari manajer PSS Sleman, Sismantoro. Sismantoro menantang Januar untuk membuktikan pernyataan yang dianggapnya sebagai tuduhan. 

Januar menyatakan bahwa dirinya pernah ditelepon oleh Exco PSSI, Hidayat, saat menemani Madura FC bertandang ke markas PSS dalam lanjutan Liga 2 2018. Saat itu, dia diminta untuk mengalah. Hal inilah yang membuat Sismantoro berang. 

Namun, Januar tidak gentar dengan ajakan bertemu Sismantoro. Dia menilai Sismantoro sedang panik dan tidak tenang menanggapi dugaan suap yang telah dilontarkannya itu. 

“Itu Pak Sis salah tafsir. Yang menunjuk bahwa itu Sleman adalah Pak Hidayat. Itu salahnya Pak Sis. Saya mau telepon Pak Sis, cuma nanti takutnya dibilang gimana. Kan dia tidak membaca, saya ngerti tapi diam saja,” kata Januar saat dihubungi oleh Bola.com, Jumat (30/11/2018). 

“Yang harusnya tahu itu Pak Hidayat. Saya pikir dia blunder sendiri dan rugi sendiri. Makanya seharusnya berkepala dingin dan tidak usah panik, siapa yang ngomong itu. Itu jelas, Pak Hidayat bilang oknum PSS Sleman, tanyakan ke Pak Hidayat, jangan ke saya,” imbuhnya. 

Januar menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyebut istilah manajemen PSS Sleman saat mengungkap nama Hidayat. Dia hanya menyatakan bahwa Hidayat adalah orang yang memintanya mengalah dari PSS saat dirinya tiba di Sleman.

“Saya tidak pernah bilang manajemen PSS Sleman. Ketika pak Hidayat meminta saya mengalah, saya bilang away ke Sleman. Itu salahnya Pak Sis menafsirkan dengan tidak tenang. Saya tidak mau komunikasi duluan, karena dia yang salah tafsir,” ucap Januar. 

Januar tidak akan takut bila Sismantoro ingin berjumpa dengannya dan diminta untuk membuktikan ucapannya. Januar menilai Sismantoro harus menghubunginya bila ingin menyelesaikan hal ini.

“Saya tidak takut mau ketemu siapapun. Saya siap saja kalau diajak ketemu. Saya tidak ada beban, mau ketemu siapa ayo. Saya live saja berani. Saya ketemu Najwa saja berani, apalagi Pak Sis. Sepak bola ini permainan, bukan soal hal yang menakutkan,” ujarnya.