Kebaikan Widodo Masih Membekas di Hati Staf Kepelatihan Bali United

Oleh Iwan Setiawan pada 01 Des 2018, 16:15 WIB
I Made Pasek Wijaya

Bola.com, Denpasar - Widodo Cahyono Putro mengundurkan diri dari kursi pelatih kepala Bali United sejak dua hari lalu (29/11/2018). Padahal kompetisi hanya menyisakan dua pertandingan lagi.

Beragam pertanyaan pun muncul. Ada apa sebenarnya di tubuh Bali United. Namun tim pelatih dan pemain enggan banyak bicara kepada media. Mereka menganggap manajemen yang pantas untuk berbicara terkait persoalan mundurnya Widodo yang cukup mendadak.

Selama dua tahun membesut Bali United, Widodo meninggalkan kesan manis. Itu diakui asisten pelatih I Made Pasek Wijaya. 

“Kalau secara prestasi sebenarnya Widodo berhasil membawa Bali United jadi tim yang disegani dan jadi runner-up musim lalu. Kalau kesan secara personal, dia pelatih yang sabar. Tidak pernah saya lihat dia marah,” jelas Pasek.

Widodo juga selalu akrab dengan stafnya di luar lapangan. Setiap kali menjalani laga tandang, dia selalu mengajak stafnya untuk mencari tempat kuliner sekaligus untuk mendiskusikan tim.

“Meski sekarang sudah tidak di Bali United, kami tetap berteman baik. Sekarang dia katanya mau fokus untuk menyelesaikan kursus kepelatihan AFC Pro,” tegas dia.

Pasek memprediksi jika musim depan Widodo tidak akan kesulitan mendapatkan klub baru. Meski tidak memberikan gelar juara untuk Bali United, tapi dia sudah berhasil menjadikan Fadil Sauzu dkk punya karakter bermain sebagai tim besar.

“Saya lihat waktu meninggalkan Bali United dia masih terlihat tenang. Katanya itu sudah jadi risiko sebagai pelatih kepala,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Widodo mundur setelah Bali United mendapatkan kekalahan tiga kali beruntun, yakni melawan Persipura, Persebaya, dan PSM Makassar.

Kini Bali United mencoba bangkit. Eko Purjianto yang dulunya asisten pelatih sementara dapat tugas melanjutkan tugas Widodo saat melawan Persija Jakarta dan Bhayangkara FC.