Kalteng Putra Ingin Jadi Kekuatan Baru di Kalimantan

Oleh Gatot Susetyo pada 02 Des 2018, 15:45 WIB
Diperbarui 02 Des 2018, 15:45 WIB
Kalteng Putra
Sepak bola Kalteng selama ini seperti di bawah bayang-bayang Kaltim dan Kalsel. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bola.com, Bogor - Kalteng Putra bakal melakoni hidup mati melawan Persita Tangerang pada perebutan tiket terakhir ke Liga 1 musim depan. Selasa (4/12/2018), Stadion Pakansari di Kabupaten Bogor, bakal jadi saksi, tim mana yang akan mencatat sejarah baru musim ini.

Persita bukan wajah baru di pentas kasta tertinggi sepak bola nasional. Pendekar Cisadane kali terakhir berkiprah di ISL 2014 dan terpaksa terdegradasi.

Sementara Kalteng Putra benar-benar muka anyar bila berhasil menyingkirkan Persita. Prestasi terbaik mereka hingga babak delapan besar di Liga 2 musim lalu.

"Jadi, tahun ini, kami mengalami peningkatan prestasi. Makanya kami akan mati-matian memanfaatkan kesempatan ini. Kami sudah siap lahir batin untuk menghadapi Persita," kata Kas Hartadi, pelatih Kalteng Putra.

Jika Laskar Isen Mulang berhasil meraih jatah ke Liga 1, mereka akan menambah kontestan asal Kalimantan. Di Liga 1 musim ini, Pulau Borneo punya tiga wakil yakni Barito Putera (Kalsel), Borneo FC, dan Mitra Kukar (Kaltim). Klub yang disebut terakhir sedang berjuang lolos dari degradasi.

"Selama sepak bola Kalteng di bawah bayang-bayang Kalsel dan Kaltim. Kini saatnya kami menyejajarkan diri dengan mereka. Insyaallah, kami akan menambah kontestan Liga 1 dari Kalimantan," ujarnya.

Pada laga nanti, Kalteng Putra tak diperkuat Dadang Apridianto dan Michel Rumere yang terkena akumulasi kartu kuning.

"Siapa pun pemain yang absen jelas kerugian bagi kami. Tapi, kami punya pemain lain yang siap mengisi posisi Dadang dan Rumere," ucap Kas Hartadi.

Partai ini bakal menarik karena keduanya belum pernah bertemu di fase-fase sebelumnya. Kecerdikan dan kejelian Kas Hartadi ditantang Wiganda Saputra (pelatih Persita).

"Yang saya tahu Persita tim bagus. Ada Egi Melgiansyah sebagai roh permainan Persita. Dua sayapnya juga bagus. Ini bakal jadi pertandingan menarik," jelasnya.

Keseriusan kubu Kalteng Putra juga dibuktikan dengan keputusan bertahan di Yogyakarta seusai disingkirkan PSS pada leg 2 semifinal (28/11/2018) agar lebih efisien dalam persiapan dan perjalanan menuju Bogor.