Madura United Menyiapkan Skenario Penalti di Piala Indonesia 2018

Oleh Aditya Wany pada 05 Des 2018, 17:15 WIB
Madura United vs PSIS Semarang

Bola.com, Bangkalan - Madura United menyiapkan skenario adu penalti saat berjumpa Madura FC. Laga bertajuk Derbi Madura itu merupakan babak 64 besar Piala Indonesia 2018 yang akan berlangsung di Stadion A. Yani, Sumenep, Kamis (6/12/2018). 

Pelatih kiper Madura United, Hendro Kartiko tidak ingin timnya kelabakan jika laga berakhir imbang sampai waktu normal. Dia berkaca pada pertemuan melawan Persibo Bojonegoro pada babak 128 besar. 

Saat itu, secara mengejutkan Persibo yang berstatus tim Liga 3 mampu menahan imbang Madura United saat 90 menit pertandingan berakhir pada 8 Mei lalu. Sesuai regulasi, penentuan pemenang harus dilanjutkan ke babak adu penalti karena turnamen ini menggunakan sistem gugur. 

“Saya pasti akan mempersiapkan itu. Soalnya, saat melawan Persibo siapa yang akan menduga akan berlanjut hingga babak adu penalti. Sepak bola semuanya bisa terjadi,” ucap mantan kiper Timnas Indonesia itu. 

Kemungkinan, Madura United akan menurunkan Hery Prasetyo sebagai penjaga gawang dalam laga ini. Pasalnya, mereka akan bertanding kembali dua hari kemudian atau pada 8 Desember menjamu Persela Lamongan dan itu menjadi kesempatan bagi kiper Satria Tama. 

Musim ini Hery Prasetyo tidak tampil reguler karena kalah bersaing dengan Satria. “Saya selalu siap diturunkan sebagai starter. Kalau memang dapat kesempatan, seperti biasanya saya akan berusaha tampil terbaik,” ucap kiper asal Malang itu. 

Di sisi lain, pelatih Madura United, Gomes de Oliveira juga menyiapkan eksekutor andalanya untuk babak adu tos-tosan itu. Dia meminta anak asuhnya mengasah kemampuan tendangan penalti agar tidak kaget saat pertandingan nanti.

“Kami akan menyiapkan semuanya, mulai dari strategi melawan Madura FC sampai adu penalti. Semuanya bisa saja terjadi dalam sepak bola. Kami berusaha melakukan persiapan matang,” ujar pelatih asal Brasil itu.

Duel antara Madura United dengan Madura FC merupakan untuk kali pertama pertama terjadi. Sebab, keduanya adalah klub baru di Indonesia. Madura United berdiri pada 2016, sementara Madura FC lahir setahun kemudian.