Begini Perasaan Bayu Pradana Setelah Mitra Kukar Turun Kasta

Oleh Vincentius Atmaja pada 10 Des 2018, 22:25 WIB
Diperbarui 10 Des 2018, 22:25 WIB
Latihan Mitra Kukar

Bola.com, Jakarta - Mitra Kukar secara tragis harus turun kasta pada musim 2019. Klub berjulukan Naga Mekes ini terdegradasi ke Liga 2 setelah finis di urutan ke-17 klasemen akhir Gojek Liga 1 bersama Bukalapak.

Mitra Kukar turun kasta setelah menelan kekalahan 1-2 dari Persija Jakarta pada pekan ke-34 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (9/12/2018). 

Tim besutan Rahmad Darmawan hanya sanggup mengumpulkan nilai 39 atau sama dengan perolehan Sriwijaya FC yang juga terdegradasi. Satu tim lainnya adalah juru kunci PSMS Medan. Bagi Mitra Kukar, ini adalah hasil terburuk sejak 2011, atau saat pertama kalinya promosi ke kasta tertinggi Indonesia.

Gelandang andalan Mitra Kukar, Bayu Pradana mengaku masih belum percaya timnya turun kasta. Pemain asal Salatiga ini cukup terpukul karena Mitra Kukar dikenal sebagai tim mapan serta didukung keuangan yang baik.

"Saya masih kecewa sekaligus sedih karena kami harus terdegradasi ke Liga 2. Padahal semua sudah bekerja keras dan berjuang habis-habisan sepanjang musim, namun hasilnya tidak sesuai dengan harapan," ungkap Bayu Pradana, Senin (10/12/2018).

Meski demikian, gelandang Timnas Indonesia ini yakin Mitra Kukar segera bangkit. Bayu optimistis manajemen akan membangun skuat yang mumpuni untuk musim depan agar bisa kembali ke Liga 1.

"Saya yakin sekali Mitra Kukar hanya semusim di kasta kedua dan kembali ke Liga 1 nanti. Habitat Mitra Kukar ada di Liga 1," imbuhnya.

Eks pemain Persis Solo menyebut kegagalan Mitra Kukar tak lepas dari nasib yang kurang mujur. Ia menyentil kinerja perangkat pertandingan yang kerap merugikan Mitra Kukar.

"Kami banyak dirugikan wasit dan membuat kehilangan poin. Seperti saat melawan Persija Jakarta di laga kemarin, semua melihat apa yang terjadi," tandas Bayu Pradana.