Pengalaman Wasit Liga 1 saat Ditugaskan Memimpin Pertandingan Liga 3

Oleh Gatot Susetyo pada 11 Des 2018, 08:15 WIB
Handri Kristanto wasit

Bola.com, Kediri - PSSI serius memperbaiki kualitas semua level kompetisi nasional. Setelah wasit terbaik Liga 1 ditugaskan memimpin babak krusial Liga 2, berikutnya Liga 3 pun dapat perhatian.

Mulai babak 16 besar, para pengadil kasta tertinggi sepakbola Indonesia itu turun gunung. Contohnya, Handri Kristanto. Wasit asal Kabupaten Semarang ini memimpin laga 16 besar antara Persik kontra Persinga di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Sabtu (8/12/2018).

"Bagi saya memimpin pertandingan apapun sama saja. Apakah itu Liga 1 atau Liga 3. Yang jelas saya patuh pada penugasan yang diberikan PSSI," kata Handri Kristanto.

Wasit yang juga seorang polisi yang bertugas di Polda Jateng ini menilai kompetisi Liga 3 sangat menarik.

"Dari pertandingan Persik dan Persinga, saya lihat ada beberapa pemain muda yang bagus kualitasnya. Mereka respek kepada wasit. Ini pembelajaran bagus bagi pemain-pemain muda," tutur Handri.

Soal kebijakan ini, anggota Komisi Wasit PSSI Purwanto menyatakan ini sudah masuk program yang terencana.

"Penugasan wasit Liga 1 ini bukan berarti kami tak percaya dengan perangkat yang selama ini memimpin Liga 3. Tapi PSSI ingin terus berupaya memperbaiki mutu kompetisi di segala jenjang," jelas Purwanto.

Soal ilmu perwasitan, lanjut Purwanto, semua pengadil menguasainya dengan baik. Namun yang membedakan adalah jam terbang dan tekanan di lapangan.

"Wasit yang baik itu selain punya ilmu juga harus sering bertugas untuk menambah pengalaman karena tiap pertandingan itu punya tingkat kesulitan berbeda. Jangan meremehkan Liga 3," katanya.

"Di Liga 3 ujian seorang wasit yang sebenarnya. Bagaimana mereka menegakkan aturan, karena pemain-pemain muda ada yang belum paham benar aturan permainan. Di Liga 3 ini, wasit selain memimpin pertandingan juga mendidik pemain muda," paparnya.