4 Gelandang Terbaik Sepanjang Liga 1 2018

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 15 Des 2018, 08:15 WIB
Best XI Liga 1 Tengah 2018

Bola.com, Jakarta - Liga 1 2018 telah menggelar semua pertandingan yang terdapat dalam 34 pekan. Kompetisi teratas Indonesia itu dimenangi Persija Jakarta yang finis di pucuk klasemen akhir.

Sepanjang musim 2018, Liga 1 memainkan 306 pertandingan. Dalam laga-laga tersebut terdapat 872 gol alias 2,85 gol per pertandingan jika dirata-ratakan.

Liga 1 2018 menjadi kompetisi yang menarik sejak awal hingga akhir. Hal itu disebabkan banyaknya pemain-pemain apik yang bertarung di dalam lapangan.

Sepak bola memang tak sekadar urusan menang, kalah, karena permainan cantik nan menghibur pun bisa jadi acuan sebuah pertandingan menarik untuk ditonton. Untuk mewujudkan kemenangan, kunci dari sebuah tim, satu di antaranya unggul dalam kualitas dan sumber daya lini tengah.

Peran tersebut tentu saja dimiliki seorang gelandang. Dalam setiap tim ada dua tipikal gelandang, yakni gelandang bertahan dan gelandang serang.

Gelandang bertahan lebih ke arah mengatur bagaimana lini pertahanan sukar ditembus lawan. Adapun tugas gelandang serang lebih rumit lagi karena harus mengalirkan bola dan memainkan tempo permainan.

Lantas, siapa saja sosok gelandang-gelandang tangguh dan kreatif di Liga 1 2018? Berikut ini empat gelandang yang mampu menunjukkan penampilan memukau versi Bola.com:

2 of 5

Osvaldo Haay (Persebaya Surabaya)

Osvaldo Haay mencetak hattrick saat Persebaya mengalahkan Madura United 4-0, Kamis (25/10/2018) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. (Bola.com/Aditya Wany)

Osvaldo Haay tampil cemerlang sepanjang Liga 1 2018. Pemain berusia 21 tahun itu memiliki peran kunci di balik performa apik Persebaya Surabaya musim ini.

Secara keseluruhan, Osvaldo tampil dalam 21 pertandingan bersama Bajul Ijo musim ini. Pemain asal Jayapura itu berhasil mencetak 10 gol dan 2 assist buat Persebaya.

Penampilan apiknya itu membuat Osvaldo Haay diganjar penghargaan pemain muda terbaik Liga 1 2018. Hal itu menjadi bukti eks pemain Persipura Jayapura tersebut merupakan aset jangka panjang untuk Indonesia.

3 of 5

Wiljan Pluim (PSM Makassar)

Gelandang PSM Makassar, Wiljan Pluim (Willem Jan Pluim) dalam laga melawan Persija Jakarta, pada 15 Agustus 2017. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Salah seorang gelandang yang juga memberikan penampilan cemerlang di Liga 1 2018 adalah Wiljan Pluim. Pemain asal Belanda itu tampil impresif di lini tengah PSM Makassar.

Wiljan Pluim menjadi motor serangan Juku Eja dan berhasil melepaskan enam assist dalam 29 laga yang dimainkan. Bahkan, Pluim juga bisa diandalkan dalam urusan membobol gawang lawan dan mampu mencetak lima gol.

Pemain berpostur 194 cm diprediksi akan meningkatkan penampilannya musim depan. Wiljan Pluim memiliki kontrak jangka panjang bersama PSM, yakni sampai 2021.

4 of 5

Rohit Chand (Persija Jakarta)

Gelandang Persija, Rohit Chand, mengontrol bola saat melawan Persela pada laga Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Selasa (20/11). Persija menang 3-0 atas Persela. (Bola.com/Yoppy Renato)

Tak bisa dimungkiri rahasia kesuksesan Persija Jakarta menjuarai Liga 1 2018 satu di antaranya adalah tangguhnya lini tengah. Posisi tersebut dihuni pemain asal Nepal, Rohit Chand.

Pemain berusia 26 tahun itu menjelma menjadi tembok tangguh Persija di lini tengah. Rohit tercatat tampil sebanyak 31 kali sepanjang Liga 1 2018.

Rohit Chand merupakan tipikal gelandang bertahan yang tak segan melakukan segala secara untuk mematikan dan memutus serangan lawan. Bahkan, Rohit juga sesekali bisa diandalkan untuk urusan mencetak gol dan mengemas tiga gol musim ini.

5 of 5

Hari Nur Yulianto (PSIS Semarang)

Striker PSIS, Hari nur Yulianto. (Bola.com/Ronald Seger)

PSIS Semarang harus berterima kasih kepada sosok Hari Nur Yulianto. Tanpa penampilan apiknya di lini tengah, Laskar Mahesa Jenar mustahil bisa finis di peringkat ke-10 klasemen Liga 1 2018.

Hari Nur Yulianto berhasil menunjukkan penampilan terbaiknya sepanjang musim ini. Pemain berusia 29 tahun itu mencetak 10 gol dalam 34 laga yang dimainkannya bersama PSIS.

Tak hanya andal dalam urusan mencetak gol, melalui kakinya pun, lahir pergerakan serangan PSIS. Hal itu dibuktikan Hari Nur Yulianto dengan torehan empat assist.

Lanjutkan Membaca ↓