PSS Ajak Persija dan Persebaya Tampil di Celebration Game

Oleh Vincentius Atmaja pada 14 Des 2018, 22:45 WIB
Diperbarui 14 Des 2018, 22:45 WIB
PSS Sleman Vs Semen Padang
Gelandang PSS Sleman, Amarzukih, bersama rekannya merayakan kemanangan atas Semen Padang pada laga Liga 2 di Stadion Pakansari, Jawa Barat, Selasa (4/12). PSS menang 2-0 atas Semen Padang. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bola.com, Sleman - Sebagai bentuk rasa syukur setelah berhasil menjadi juara Liga 2 2018, PSS Sleman memiliki rancangan menggelar sebuah pertandingan bertajuk Celebration Game. Pertandingan ekshibisi ini sebagai perayaan atas prestasi gemilang Laskar Sembada pada musim 2018.

PSS menjalani kompetisi Liga 2 musim 2018 dengan sempurna. Selain memastikan promosi ke Liga 1 musim 2019, kejayaan Elang Jawa semakin lengkap dengan trofi juara Liga 2 setelah mengalahkan Semen Padang di partai final.

Untuk agenda celebration game tersebut, PSS memiliki rencana mengundang dua tim legendaris, yakni Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya.

Persija merupakan kampiun Liga 1 2018 sementara Persebaya memiliki ikatan emosional yang kuat dengan PSS.

Selain keduanya, tim tetangga, Persis Solo, juga masuk bidikan sebagai partner laga tersebut. Agenda celebration game PSS dipastikan digelar pada bulan ini.

"Untuk pelaksanaannya kami pastikan di bulan ini. Namun, untuk detailnya seperti apa, masih kami bahas dalam rapat manajemen dalam waktu dekat. Tunggu saja perkembangan selanjutnya," ujar manajer PSS, Sismantoro, Jumat (14/12/18).

Manajer yang juga Lurah Candibinangun, Sleman, itu menyebut manajemen saat ini fokus menyelesaikan laporan kegiatan di Liga 2 musim 2018.

Laporan terkait perjalanan tim hingga detail akan disampaikan dalam rapat besar dengan jajaran direksi. Sismantoro juga belum bisa memastikan akan dipertahankan atau tidak sebagai manajer PSS pada musim depan.

"Kami kan sudah menggelar kegiatan selama satu musim kemarin. Kemudian akan kami laporkan terlebih dulu ke direksi untuk evaluasi. Selebihnya nanti tergantung hasil rapat. Saya sendiri juga belum tentu masih jadi manajer lagi atau tidak musim depan," imbuhnya.

Lebih Dekat dengan Sandy Walsh (Part 2), Beragam Alasan untuk Bisa Bela Timnas Indonesia