Ikut TC Timnas Indonesia U-22, Septian Satria Bagaskara Terbebani Predikat Top Scorer Liga 3

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 08 Jan 2019, 17:10 WIB
Diperbarui 08 Jan 2019, 17:10 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-22, Septian Bagaskara. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Pemain Timnas Indonesia U-22, Septian Bagaskara, meminta bola saat latihan di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Senin (7/1). Latihan ini merupakan persiapan jelang Piala AFF U-22. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Penyerang Persik Kediri, Septian Satria Bagaskara, menyambut antusias pemanggilan dirinya untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22. Namun, dia tak menampik merasa terbebani dengan predikat top skor Liga 3 2018.

Septian Satria Bagaskara menjadi salah satu dari 38 pemain yang dipanggil pelatih Indra Sjafri untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22. Pemanggilan Septian tentu bukan tanpa alasan mengingat sang pemain berhasil mencetak 21 gol di Liga 3 2018.

"Alhamdulillah, dalam dua hari ini latihan berlangsung lancar. Saya sudah maksimal dan semoga saja (tidak tereliminasi)," kata Septian kepada wartawan di Jakarta, Selasa (8/1/2019).

"Kalau beban (top skor Liga 3) sih ada. Cuma, ya mau bagaimana lagi? Kan bersaing secara sehat saja. Intinya latihan saja dengan keras, berdoa, dan maksimal," tegas pemain kelahiran 1997 itu.

Septian pun tak menampik persaingan di lini depan Timnas Indonesia U-22 akan berlangsung ketat. Dirinya akan bersaing dengan penyerang-penyerang sekaliber Dimas Drajad (PS Tira), Ezra Walian (RKC Waalwijk), Marinus Wanewar (Bhayngkara FC), Billy Keraf (Borneo FC), Yoga Pratama (PSIM Yogyakarta), Beni Oktaviansyah (Kalteng Putra), dan Dalmiansyah Matutu (Arema FC)

"Kalau lini depan persaingannya ketat dan keras. Para penyerang yang dipanggil ke Timnas Indonesia U-22 ini kan sudah pernah. Jadi, ya bersaing secara sehat. Insya Allah yakin bisa dipanggil," tegas Septian Satria Bagaskara.