Rampung Direnovasi, Stadion Mandala Krida Semakin Megah

Oleh Vincentius Atmaja pada 10 Jan 2019, 23:35 WIB
Diperbarui 10 Jan 2019, 23:35 WIB
Wajah baru Stadion Mandala Krida
Wajah baru Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Kamis (10/1/2019). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Bola.com, Yogyakarta - Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, telah rampung direnovasi. Peresmian wajah baru Stadion Mandala Krida dilakukan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Kamis (10/1/2019).

Peresmian ditandai penandatanganan prasasti serta pemotongan pita di pintu VVIP tribune sisi barat oleh Sri Sultan. Usai melakukan peresmian, Gubernur DIY yang didampingi Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi juga mengecek sejumlah fasilitas stadion yang bukan hanya berubah dari segi bentuk, namun juga fasilitas penunjang.

Orang nomor satu di Provinsi DIY ini berharap Stadion Mandala Krida yang baru selesai direnovasi dengan anggaran mencapai Rp 174,4 miliar itu menjadi manifestasi dari jiwa sportivitas untuk seluruh insan olahraga. Stadion yang megah itu juga merupakan kebangaan bagi masyarakat DIY.

"Stadion ini adalah simbol kebanggaan dari mimpi masyarakat Yogyakarta terhadap dunia olahraga. Rawatlah dan ramaikan, sebagai janji kepada masa depan. Harus dijauhkan dari tangan-tangan jahil yang mengganggu dinamika sportivitas yang merusak citra Yogyakarta," kata Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Kendati telah diresmikan, bukan berarti pengerjaan proyek Stadion Mandala Krida telah rampung 100 persen. Masih ada beberapa fasilitas pendukung yang belum rampung, antara lain lampu penerangan dan penambahan genset.

Kepala Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY, Eka Heru Prasetya, mengatakan sejumlah venue pembinaan olahraga di DIY telah dibangun di Kompleks Stadion Mandala Krida, di antaranya venue panjat tebing, bola voli pasir, bola basket outdoor, sepatu roda, balap motor, sirkuit atletik internasional, serta lapangan sepak bola. 

"Untuk melengkapi kesempurnaan Stadion Mandala Krida Baru ini ada empat hal yang kami rencanakan pengadaannya pada 2020. Di antaranya lampu stadion dan penerangan jalan, kursi tribune (single seat), dan pusat jajanan makanan serta minuman di lingkungan stadion," kata Eka Heru Prasetya.