3 Kriteria PSM buat Calon Pelatih Pengganti Robert Alberts

Oleh Abdi Satria pada 14 Jan 2019, 05:15 WIB
Diperbarui 14 Jan 2019, 05:15 WIB
PSM Makassar
CEO PSM, Munafri Arifuddin, dan jajaran manajemen PSM dalam sesi konferensi pers di Hotel Aryaduta, Makassar, Minggu (13/1/2019). (Bola.com/Abdi Satria)

Bola.com, Makassar - CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin akhirnya memberi klarifikasi resmi terkait berita mundurnya Robert Albert sebagai pelatih kepala PSM per Sabtu (12/1/2019).

"Terus terang PSM dan saya pribadi menyayangkan keputusan (mundur) Robert. Tapi, kami tidak bisa menghalanginya karena alasannya masalah kesehatan," ujar Munafri pada sesi konferensi pers di Hotel Aryaduta, Makassar, Minggumalam (13/1/2019).

Menurut Munafri, ia sempat kaget menerima pesan dari Robert. Apalagi, sebelum pulang berlibur ke negaranya, pelatih asal Belanda ini masih berkomitmen melanjutkan kontraknya yang baru berakhir pada 2020.

"Manajemen dan Robert pun sudah menyusun sejumlah rencana seperti perekrutan pemain dan agenda latihan untuk mempersiapkan diri menghadapi tiga event tahun ini, yakni Piala Indonesia, Piala AFF dan Liga 1," kata Munafri.

Munafri menegaskan komposisi pemain yang akan disiapkan untuk membawa PSM meraih hasil maksimal di setiap event, merupakan rekomendasi Robert. Termasuk dua pemain asing anyar yang namanya masih dirahasiakan.

Itulah mengapa, Munafri tidak ingin gegabah dalam menentukan pelatih pengganti Robert. "Untuk sementara tim yang akan menggelar latihan perdana pada Selasa (15/1/2019) ditangani asisten Robert," jelas Munafri.

Mereka adalah Syamsuddin Batola, Bahar Muharram, dan Imran Amirullah plus Herman Kadiaman (pelatih kiper).

Munafri menambahkan, pihaknya mengusung tiga kriteria buat mencari pelatih pengganti Robert, yakni sosoknya harus memiliki rekam jejak yang jelas dan bersih, tidak meminta fee dari pemain, dan tidak berhubungan dengan mafia.

"Sudah banyak lamaran yang masuk ke saya. Tapi, yang pasti, pelatih baru nanti berasal dari luar Indonesia (asing) dan kualitasnya minimal menyamai Robert," ungkap Munafri.

Beban yang diemban pelatih anyar nanti terbilang berat karena manajemen PSM mematok target maksimal dalam setiap ajang yang diikuti.

"Itulah mengapa kami butuh pelatih yang berkarakter, bersih, dan bisa mengelola tim layaknya manajer. Selama ini, Robert telah melakukan hal tersebut di PSM," kata Munafri.