Nova Arianto Berharap Ada Eks Timnas Indonesia dalam Kepengurusan PSSI

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 21 Jan 2019, 14:15 WIB
Diperbarui 21 Jan 2019, 14:18 WIB
Timnas Indonesia U-22

Bola.com, Jakarta -  Asisten pelatih Timnas Indonesia U-22, Nova Arianto, berharap akan ada mantan pemain Timnas Indonesia yang masuk kepengurusan PSSI agar perbaikan sepak bola Indonesia berjalan dengan signifikan.

Hal itu menyusul pengunduran diri Edy Rahmayadi dari jabatan sebagai Ketua Umum PSSI. Keputusan mundur itu disampaikan Edy saat membuka Kongres PSSI di Bali, Minggu (20/1/2019).

Nova Arianto menegaskan pergantian pucuk pimpinan kepengurusan PSSI tak akan memiliki imbas apa pun terhadap tim yang tengah bersiap menuju Piala AFF U-22 2019 itu.

Namun, secara pribadi, Nova berharap akan ada orang-orang yang memahami sepak bola seutuhnya di dalam federasi, seperti mantan pemain Timnas Indonesia.

"Kalau menurut saya, tak akan ada masalah dengan tim ini karena polemik itu hanya ada di kepengurusan PSSI. Anak-anak di sini tetap selalu berlatih maksimal dan saya pikir tak ada pengaruhnya dengan pergantian ketua umum," ujar Nova Arianto setelah latihan Timnas Indonesia U-22 di Stadion Madya, Senayan, Senin (21/1/2019).

"Harapan saya tentu sama seperti banyak orang, PSSI bisa lebih baik dari segi kompetisi dan pembinaan usia muda. Semoga Timnas Indonesia bisa lebih baik dari sebelumnya, dan yang pasti menyajikan sepak bola yang jujur. Soal prestasi, pasti akan mengikuti dari usia dini dan kompetisi yang jujur," tuturnya.

"Mungkin butuh orang yang profesional di dalamnya, seperti harus ada mantan pemain nasional yang lebih tahu soal sepak bola Indonesia. Selain itu juga memiliki pemikiran yang baik dari segi kompetisi dan segala hal terkait sepak bola. Saya pikir orang yang jujur dan mau bekerja buat sepak bola Indonesia adalah kriteria yang bagus," lanjut mantan pemain yang terkenal dengan selebrasi gol ala Suster Ngesot itu.

Bicara sosok yang menurutnya bisa memenuhi kriteria tersebut, Nova Arianto menyebut sejumlah nama. "Saya lihat ada banyak, ada Kurniawan (Dwi Yulianto), ada Bepe (Bambang Pamungkas), ada Yeyen (Tumena). Saya melihat banyak orang yang memiliki kontribusi di sepak bola. Sebagai mantan pemain, saat ini tiga nama itu cukup memiliki kriteria yang dibutuhkan," ujar mantan bek Timnas Indonesia itu.