CEO PSS Sebut Joko Driyono Kamusnya Sepak Bola Indonesia

Oleh Vincentius Atmaja pada 21 Jan 2019, 14:30 WIB
Diperbarui 23 Jan 2019, 12:17 WIB
Joko Driyono

Bola.com, Sleman - CEO klub PSS Sleman, Soekeno, ikut memberikan komentar mengenai adanya perubahan di tubuh PSSI setelah Edy Rahmayadi mundur dari jabatan sebagai Ketua Umum dalam Kongres Tahunan PSSI di Bali, Minggu (20/1/2019).

Edy Rahmayadi mengundurkan diri dan menyerahkan kepemimpinan organisasi kepada wakilnya, Joko Driyono. Pengunduran diri Edy Rahmayadi satu di antaranya didasari ingin fokus mengurus masyarakat Provinsi Sumatra Utara sesuai jabatannya sebagai Gubernur.

Edy Rahmayadi terpilih sebagai Ketum PSSI pada 2016 sehingga masih memiliki masa kepemimpinan hingga 2020. Orang nomor satu di PSS Sleman, Soekeno, menyebut Edy Rahmayadi menunjukkan sikap kesatria dengan mundur agar persepakbolaan Indonesia menjadi lebih baik.

"Beliau gentleman dan kesatria. Ada perubahan di PSSI, karena baru di era beliau Satgas bisa masuk ke dunia sepak bola. Semoga dengan pengunduran diri beliau, semua insan sepak bola Indonesia bisa berbenah diri dan instropeksi," ujar Soekeno kepada Bola.com, Senin (21/1/2019).

Menanggapi pengganti Edy Rahmayadi, yakni Joko Driyono, Soekeno mengatakan adalah keputusan yang tepat bagi PSSI. Jokdri, sapaan akrab Joko Driyono, diakuinya merupakan sosok yang paling mengerti persepakbolaan Indonesia.

"Pak Joko Driyono, beliau orang yang cakap dan menguasai benar tentang seluk beluk persepakbolaan Indonesia. Boleh di bilang kamusnya sepak bola Indonesia. Tinggal kita saja lihat kiprah beliau ke depan," ucapnya.