Mokhamad Syaifuddin Ingin Pensiun di Persebaya

Oleh Aditya Wany pada 25 Jan 2019, 05:30 WIB
Diperbarui 25 Jan 2019, 05:30 WIB
Bek Persebaya, Mokhamad Syaifuddin
Bek Persebaya, Mokhamad Syaifuddin baru saja menjalani operasi pengangkatan lipoma di Rumah Sakit Premier, Surabaya. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Surabaya - Mokhamad Syaifuddin sempat menjalani masa yang cukup berat selama musim 2018. Dia beberapa kali tidak menjadi pilihan pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman dalam starting eleven saat awal-awal menjadi pelatih pada pertengahan Liga 1 2018. 

Namun, pelatih yang akrab disapa Djanur itu kemudian mencoba Syaifuddin menempati posisi baru. Semula, pemain berusia 26 tahun itu merupakan seorang bek tengah, namun dipindah menjadi bek kanan yang mampu menunjukkan penampilan impresif.

Keberhasilan Syaifuddin memperkuat lini pertahanan itu menjadi salah faktor yang membuat Persebaya sempat meraih lima kemenangan beruntun dan akhirnya finis peringkat kelima klasemen akhir. Kini, Syaifuddin mendapatkan perpanjangan kontrak dari manajemen Persebaya.

Baginya, Persebaya tentu bukanlah klub yang asing. Dia pernah ditempa di kompetisi internal dan bergabung dengan klub internal Persebaya, Al Rayyan. Syaifuddin juga sudah bergabung Persebaya sejak Liga 2 2017, atau sesaat setelah klub itu dipulihkan oleh PSSI. 

“Bertahan di Persebaya itu menjadi kebanggan buat saya. Saya lahir di Surabaya dan sejak kecil sudah bergabung dengan klub internal Persebaya. Bangga rasanya masih mendapat kesempatan membela klub yang berjasa untuk karier saya,” kata Syaifuddin kepada Bola.com. 

Meski demikian, Persebaya sebenarnya bukanlah klub profesional pertama yang dibela oleh Syaifuddin. Pemain berpostur 174 cm itu lebih dahulu membela Pelita Bandung Raya dan PSS Sleman sebelum kembali ke klub masa kecilnya. 

Syaifuddin juga pernah menimba pengalaman bersama Timnas Indonesia U-23 arahan Rahmad Darmawan. Dia merupakan bagian integral skuat Garuda Muda yang meraih medali perak SEA Games 2013.

Kini, Syaifuddin ingin memfokuskan pikirannya pada karier bersama Persebaya. Dia bahkan memendam keinginan bisa pensiun bersama klub berjulukan Bajul Ijo itu.

“Dari saya, kalau bisa sampai tidak bisa main bola lagi tetap di sini (Persebaya). Kalau disodori kontrak seumur hidup, saya pasti akan menerimanya. Sebagai arek asli Suroboyo, ini adalah klub yang sama idamkan sejak kecil,” tuturnya.