Arema Bakal Ciptakan Tradisi Baru Saat Uji Coba Kontra Timnas Indonesia U-22

Oleh Iwan Setiawan pada 03 Feb 2019, 17:45 WIB
Makan Konate

 

Bola.com, Malang - Arema FC akan meladeni Timnas Indonesia U-22 pada pada laga uji coba di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada 10 Februari.  Selain menguji persiapan tim jelang Piala Presiden 2019, Arema sekaligus ingin menghibur Aremania pada laga tersebut.

Panpel Arema berencana melibatkan Aremania dalam uji coba ini, dengan mengajak mereka bernyanyi bersama setelah pertandingan. Aksi tersebut akan dijadikan tradisi Arema. 

“Mulai uji coba melawan timnas, kami akan membuat tradisi. Apa pun hasil dari pertandingan itu, setelah laga berakhir, pemain akan melingkar di tengah lapangan untuk bernyanyi dengan Aremania. Itu sebagai bentuk penghormatan kepada suporter yang sudah memberikan dukungan langsung,” kata Media Officer Arema, Sudarmaji, Minggu (3/2/2019). 

Selama ini tradisi untuk menghormati dukungan Aremania bentuknya berbeda-beda. Itu juga hanya dilakukan ketika Arema memetik kemenangan. Ketika meraih hasil imbang atau kalah di kandang, semua pemain biasanya langsung menuju ruang ganti.

Aremania ternyata kecewa dengan sikap itu. Apa pun hasilnya, mereka minta agar pemain, pelatih maupun ofisial tetap menyapa Aremania setelah pertandingan.

“Kami sudah terima masukan dari Aremania agar tradisi bernyanyi bersama setelah pertandingan ini mulai dijalankan. Itu akan kami lakukan sejak uji coba melawan timnas Indonesia U-22. Sekarang kami masih berdiskusi lagu apa yang akan dibawakan nanti,” imbuh Sudarmaji soal laga Arema FC kontra Timnas Indonesia U-22. 

 

2 of 2

Salam Satu Jiwa

Dirigen Aremania, Yuli Sumpil, mengatakan persoalan lagu itu jadi wewenang panpel. Namun sebagai Aremania, dia akan lebih senang jika membawakan lagu berjudul ‘Salam Satu Jiwa’.

“Lagu itu sudah banyak dihafal. Pemain juga sepertinya suka. Lagu itu bisa dipakai dalam kondisi apa pun, karena liriknya bisa membakar semangat. Tapi itu pendapat pribadi saya. Aremania lainnya bisa berpendapat juga dan manajemen maupun panpel yang nantinya ambil keputusan,” kata Yuli.

Upaya menciptakan tradisi ini juga diharapkan bisa menarik Aremania untuk loyal datang ke Stadion Kanjuruhan. Musim lalu Aremania semakin minim yang memberikan dukungan langsung. 

Sebenarnya tradisi sebuah tim bernyanyi bersama dengan suporternya pada akhir pertandingan sudah banyak dilakukan. Tim Liga 1 seperti PSM Makassar, Bali United hingga tim Liga 2 PSS Sleman sudah menggunakan tradisi itu.   

Lanjutkan Membaca ↓