Milomir Seslija: Arema Lebih Menikmati Pertandingan di Kandang Persita

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 03 Feb 2019, 22:10 WIB
Piala Indonesia 2019 : Persita Tangerang Vs Arema FC

Bola.com, Tangerang - Arema lolos ke 16 besar Piala Indonesia 2018 setelah menang 3-0 atas Persita Tangerang di leg kedua 32 besar Piala Indonesia 2018 di Stadion Benteng Taruna, Kabupaten Tangerang, Minggu (3/2/2019) malam. Arema lolos dengan agregat telak 7-1.

Pelatih Arema, Milomir Seslija, menegaskan timnya sukses menjalankan strategi permainan dengan baik. Pelatih asal Bosnia itu bahkan menilai timnya tampak lebih menikmati pertandingan di Tangerang dibanding saat leg pertama di Kanjuruhan.

“Kami bermain lebih baik dan terencana dalam laga ini. Kami juga bermain bagus di babak kedua. Laga ini berbeda dengan ketika kami bermain di Kanjuruhan,” ujar Milomir Seslija setelah pertandingan.

“Kami bisa lebih menikmati pertandingan. Terima kasih kepada pendukung Persita. Buat Aremania, kami akan mencoba terus berusaha memberikan yang terbaik,” lanjutnya.

Keberhasilan Arema lolos ke-16 besar Piala Indonesia 2018 menjadi sebuah persiapan tersendiri bagi Arema menyongsong kompetisi musim baru. Selain itu, Arema akan melakoni laga uji coba menghadapi Timnas Indonesia U-22 di pertandingan mereka yang berikutnya.

Laga uji coba menghadapi Timnas Indonesia U-22 akan dijalani Arema pada 10 Februari 2019. Laga uji coba tersebut akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang.

 

 

2 of 2

Jalannya Pertandingan

Baik Persita maupun Arema sama-sama berupaya menampilkan permainan menyerang sejak pertandingan dimulai. Namun, selama 11 menit pertama belum ada peluang emas yang tercipta.

Sebuah peluang berhasil didapatkan gelandang Persita, Adittia Gigis Hermawan, yang menyambut sepak pojok tanpa pengawalan. Sayang tandukan yang dilakukannya tak terlalu keras sehingga bola dengan mudah diaman kiper Arema, Utam Rusdiana.

Giliran Arema mendapatkan sebuah peluang emas pada menit ke-21 setelah Robert Lima Guimaraes melakukan kontrol bola dengan baik saat menerima bola panjang dari belakang. Namun, striker Arema itu gagal membuka keunggulan karena tembakannya masih mampu dihalau Yogi

Arema berhasil membuka keunggulan pada menit ke-24. Tembakan keras Makan Konate dari dalam kotak penalti tak mampu dihalau Yogi Triana.

Robert Lima Guimaraes hampir saja menggandakan keunggulan pada menit ke-37. Lolos dari jebakan offside, striker Arema itu hanya tinggal berhadapan dengan Yogi Triana. Namun, sayangnya tembakan placing yang dilepaskannya masih terbentur kaki dari kiper Persita itu.

Hingga peluit panjang 45 menit berbunyi, tak ada gol tambahan tercipta. Keunggulan 1-0 untuk Arema pun bertahan hingga babak pertama usai.

Arema memulai babak kedua dengan permainan yang lebih menyerang. Robert Guimaraes kembali mendapat peluang di dalam kotak penalti pada menit ke-47. Namun, lagi-lagi tembakannya belum membuahkan gol di pertandingan ini.

Makan Konate mendapatkan peluang untuk mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini pada menit ke-54. Sayangnya, gelandang serang Singo Edan yang tinggal berhadapan dengan kiper Persita itu gagal membuat bola masuk ke dalam gawang.

Serangan gencar Arema ke gawang tim tuan rumah seakan tidak usai. Dedik Setiawan berlari kencang di sisi kiri dan mendapatkan umpan terobosan dengan baik pada menit ke-56. Namun, seperti serangan Arema sebelumnya, Dedik gagal mengonversi bola menjadi gol karena penempatan posisi yang baik dilakukan Yogi Triyana.

Perjuangan Yogi Triana menghalau serangan-serangan Arema berakhir pada menit ke-61. Kiper Persita itu harus ditandu keluar lapangan karena cedera. Persita memasukkan TB Safrudin sebagai kiper pengganti.

Arema berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-77. Berawal dari umpan silang Dedik Setiawan, Robert Lima Guimaraes berhasil mencetak gol meski bola kembali keluar setelah menyentuh mistar dan memantul ke tanah. Wasit menganggap bola sudah masuk ke dalam lapangan.

Pertandingan sempat terhenti karena suporter Persita menyalakan kembang api dan smoke bomb setelah tim kesayangan mereka tertinggal 0-2. Namun, pertandingan kembali dilanjutkan setelah terhenti selama lima menit. Tambahan waktu selama lima menit diberikan oleh ofisial keempat.

Namun, di waktu tambahan, Arema berhasil memperbesar keunggulan menjadi 3-0 lewat gol yang dicetak striker pengganti, Ahmad Nur Hardianto. Gol tersebut menjadi penutup kemenangan Arema di Tangerang. Singo Edan pun lolos ke 16 besar Piala Indonesia 2018 dengan agregat 7-1.

 

Lanjutkan Membaca ↓