Polres Bandung Menambah Personel untuk Laga Persib Vs Persiwa

Oleh Erwin Snaz pada 10 Feb 2019, 18:11 WIB
Persib Bandung

Bola.com, Bandung - Laga Persib Bandung kontra Persiwa Wamena, Senin (11/2/2019) di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, kemungkinan besar akan menyedot puluhan ribu bobotoh. Maklum ini merupakan laga kandang pertama bagi Maung Bandung setelah terkena sanksi partai usiran d musim 2018.

Pihak keamanan gabungan Polri dan TNI pun menambah personel dari 2.540 menjadi 2.600 demi kenyamanan suporter nanti.

"Untuk pengamaman dari Kapolres Bandung menjelaskan akan disiapkan sebanyak 2.600 personel yang akan disiapkan di 14 titik. Di setiap titik dan pos penjagaan ada perwira. Jadi semua terkoordinasi dengan baik," ujar Kasatlantas Polres Bandung, AKP Hasby Ristama di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung, Minggu (10/2/2019).

Hasby menambahkan, tempat parkir juga akan diamankan. Selain itu di setiap pos, lima petugas akan berkeliling secara bergantian dari pos ke pos per lima menit. Itu semua guna mencegah adanya keributan, sehingga aktivitas tetap terjaga dengan baik.

"Untuk kendaraan bus maupun roda empat yang masuk stadion akan kami atur agar lebih tertib. Yang keluar dari Kota Waringin Barat tol khusus masuk ke pintu utara, sedang untuk roda dua masuk dari pintu selatan. Roda empat dari arah Gajah Mekar maupun gerbang tol bisa lewat pintu tengah," jelas Hasby.

Pada 15 menit sebelum pertandingan selesai , keamanan akan difokuskan kembali demi menertibkan seluruh kendaraan yang keluar stadion.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan warga sekitar yang rumahnya dijadikan lahan parkir agar tidak parkir di jalan, sehingga tidak mengganggu ketertiban jalan, baik yang masuk maupun hanya yang ingin sekadar melintas," kata Hasby.

Menurut Hasby, pengamanan akan dimulai pada pukul 10.00 WIB pagi dan per 10 km menuju ke Stadion Si Jalak Harupat dijaga beberapa mobil patroli maupun petugas.

"Tiap pintu masuk akan dilakukan razia sanpi dan lain-lainya. Di dalam stadion pun akan ada razia flare, minuman keras, sajam dan alat lainnya yang membahayakan orang lain. Kami ingin penonton dan bobotoh Persib nyaman dan kami juga melakukan razia dengan sopan," ungkap Hasby mengakhiri.