Arema Senang Bertemu Persib di Piala Indonesia

Oleh Iwan Setiawan pada 12 Feb 2019, 13:15 WIB
Arema FC

Bola.com, Malang - Duel tim besar akan tersaji di fase 16 besar Piala Indonesia 2018. Arema mendapat lawan tangguh, Persib Bandung. Kepastian itu didapat setelah Persib mengalahkan Persiwa Wamena di leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia (11/2/2019) dengan skor telak 7-0.

Arema yang lebih dulu lolos ke 16 besar, sudah memprediksi akan bersua Persib. Pelatih Arema, Milomir Seslija, mengakui hal itu. Pelatih asal Bosnia ini justru senang bertemu Persib lebih awal.

"Jika turnamen sudah memasuki 16 besar, sebenarnya sudah tidak ada lawan yang mudah lagi. Melawan Persib, tentu kami senang. Dalam sistem turnamen, jika mengalahkan tim kuat di fase seperti ini, bisa membuat langkah selanjutnya lebih bagus," jelas mantan pelatih Madura United dan Persiba Balikpapan itu.

Persib merupakan tim besar dan langganan papan atas sehingga mengalahkan satu di antara tim besar bisa membuat peluang Arema jadi juara lebih terbuka. Selain itu, mental pemain akan lebih bagus setelah menumbangkan Persib.

Tetapi, di satu sisi, Milo memahami melewati Persib bukan hal mudah. Itulah mengapa saat uji coba melawan Timnas Indonesia U-22 (10/2/2019), dia mencoba beberapa pemain untuk mengetahui kesiapan melawan Persib.

Leg pertama duel panas ini digelar di Bandung pada 15 Februari 2019. Sedangkan pertemuan kedua di Malang dimainkan pada 21 Februari 2019.

Hanya, Arema tidak bisa diperkuat pemain terbaiknya saat main di Bandung karena pemain sayap, Dendi Santoso, sedang menjalankan ibadah umrah sehingga Arema harus mencari penggantinya.

Sementara beberapa pemain yang sempat sakit, seperti Alfin Tuasalamony, Pavel Smolyachenko, dan yang lainnya, diharapkan segera pulih. Kedua pemain itu sudah absen dalam uji coba Arema melawan Timnas Indonesia U-22.

"Kami sudah melihat kemampuan sejumlah pemain yang tampil melawan Timnas U-22. Sudah ada gambaran siapa yang siap untuk melawan Persib. Tapi, tetap akan dilihat kondisinya dalam beberapa hari ke depan," kata Milo.