Mencicipi Masakan Indonesia pada Sela-sela Piala AFF U-22 2019 di Phnom Penh

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 19 Feb 2019, 21:00 WIB
Warung Bali di Phnom Penh, Kamboja

Bola.com, Phnom Penh - Kamboja sebagai negara tuan rumah Piala AFF U-22 2019 dikenal memiliki latar kebudaayaan yang berbeda dengan Indonesia. Satu di antaranya kuliner.

Bola.com menjadi satu di antara media Indonesia yang mendapatkan kesempatan untuk melakukan liputan langsung Piala AFF U-22 2019 di Phnom Penh, ibu kota Kamboja. Selain budaya, atu hal yang dihkawatirkan selama berada di Kamboja adalah makanan.

 

Menyantap makanan di Warung Bali di Phnom Penh, Kamboja sedikit mengobati kerinduan akan Indonesia. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Kamboja merupakan negara yang dipengaruhi oleh agama Buddha Theravada. Negara dengan luas total 181.035 km2 itu berbentuk Monarki Konstitusional dan dipimpin Raja dan Perdana Menteri.

Dengan mayoritas penduduk menganut agama Bundha, agak susah rasanya untuk mencari makanan yang pas dengan lidah orang Indonesia. Beberapa restoran yang sempat dicoba Bola.com lebih identik dengan masakan China yang berjenis panganan laut.

Namun, ternyata ada satu restoran yang memang sangat sesuai dengan lidah orang Indonesia. Restoran itu bernama Warung Bali yang terletak di Street 178, Phnom Penh.

Suasana khas Bali langsung terasa ketika tiba di restoran tersebut. Lukisan khas Pulau Dewata menyambut Bola.com ketika mencoba makan siang pada Selasa (19/2/2019).

Makanan khas Bali semisal ayam betutu dan ayam Bali tersedia di restoran yang buka mulai pukul 09.00 pagi sampai 21.00 itu. Selain itu juga tersedia makanan khas nusantara semisal gado-gado hingga sop buntut. Harga yang ditawarkan pun relatif murah mulai 1 sampai 5 Dollar AS.

Nikmati sajian liputan khusus Piala AFF U-22 2019 dari Kamboja di situs Bola.com dengan mengklik tautan ini.

2 of 2

Berdiri Sejak 2008

Pemilik Warung Bali, Kasmin, menyebut restoran miliknya sudah berdiri sejak 2008 di Kamboja. Pria asal Cilacap itu menyebut, alasan dipilih nama Warung Bali agar para wisatawan lebih mengenal kalau restorannya itu asal Indonesia.

"Tadinya mau dipakai nama Warcil atau Warung Cilacap, akan tetapi nanti orang-orang tidak kenal. Jadi akhirnya dipilih nama Warung Bali karena semua pasti kenal masyarakat Indonesia atau mancanegara," kata Kasmin kepada Bola.com.

Kasmin bercerita sudah banyak pesohor hingga pejabat Tanah Air yang mampir ke warungnya ketika berkunjung ke Kamboja. Hal ini terjadi untuk mengobati kerinduan lidah terhadap masakan Indonesia.

"Sudah banyak yang pernah datang mulai dari artis hingga pejabat. Pernah waktu itu pedangdut Cici Paramida mampir ke sini. Kemarin juga ada suporter Timnas Indonesia U-22 yang menyempatkan makan siang di sini," ujar pria yang sudah menetap di Phnom Penh sejak 1996 itu.

Jadi, buat Anda yang sedang berada di Kamboja untuk mendukung Timnas Indonesia U-22 di Piala AFF U-22 2019 wajib mencicipi masakan di Warung Bali. Selain sudah memenuhi kriteria Halal, restoran ini juga bisa jadi alat untuk mengobati lidah akan kerinduan masakan nusantara.

Lanjutkan Membaca ↓