Tersingkir dari Piala Indonesia, PSS Tetap Apresiasi Kerja Keras Pemain

Oleh Vincentius Atmaja pada 20 Feb 2019, 22:25 WIB
Diperbarui 20 Feb 2019, 23:18 WIB
PSS Sleman Vs Borneo FC, Rangga Muslim

Bola.com, Sleman - Berakhir sudah petualangan PSS Sleman di Piala Indonesia 2018. PSS terhenti di babak 16 besar setelah bermain imbang tanpa gol melawan Borneo FC pada leg kedua di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (20/2/2019) malam.

Hasil ini membuat PSS Sleman kalah secara agregat 0-1 dari Borneo FC, karena kekalahan di leg pertama. Meski mendapat dukungan penuh dari suporternya, PSS Sleman kesulitan mengimbangi ketatnya tekanan dari Borneo FC. Bahkan nyaris tak ada tembakan terarah ke gawang oleh PSS di babak pertama.

Kedua tim kehilangan masing-masing satu pemainnya karena diusir oleh wasit Iwan Sukoco, yakni Sidik Saimima dari PSS Sleman dan Wahyu Hamisi dari Borneo FC. Laga sempat terhenti 25 menit lamanya karena keputusan yang berubah-ubah dari wasit.

Setelah turun minum, kedua tim bermain dengan tempo sedikit lambat. Peluang pertama PSS Sleman lahir dari kaki KH. Yudo, tetapi sepakannya masih melambung jauh ke atas. Sementara itu, pada menit ke-54, Lerby Eliandry hampir membawa Borneo FC unggul. Namun, sepakannya hanya melebar tipis ke sisi kanan gawang PSS Sleman.

Kedua tim silih berganti terus melancarkan serangan. Sayangnya, memang tidak ada satu yang berbuah gol dari usaha PSS Sleman dan Borneo FC. Skor kacamata bertahan sampai wasit meniup peluit panjang. Borneo FC melaju ke babak perempat final, sementara PSS terhenti langkahnya.

"Kami apresiasi kerja keras semua pemain malam hari ini. Mereka sudah tampil maksimal, menunjukkan kemampuan terbaiknya, meski hasilnya belum memihak ke PSS. Kartu merah cepat pemain kami juga sangat berpengaruh terhadap penampilan tim," terang asisten pelatih PSS, Asep Ardiansyah, setelah pertandingan.

Sementara pelatih Borneo FC, Fabio Lopez, mengakui menyingkirkan PSS bukan pekerjaan yang mudah. Mental bertanding sangat menentukan timnya bisa menahan imbang PSS Sleman. "Instruksi berjalan baik. Mental pemain saya acungi jempol," tandas Fabio.