Bagas Adi Minta Maaf Diganjar Kartu Merah pada Final Piala AFF U-22 2019

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 26 Feb 2019, 23:20 WIB
Diperbarui 26 Feb 2019, 23:20 WIB
Timnas Indonesia U-22
Pemain Timnas Indonesia U-22, Bagas Adi, memainkan bola saat latihan jelang laga final Piala AFF U-22 2019 di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Senin (25/2/2019). Indonesia akan melawan Thailand. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Bola.com, Phnom Penh - Kapten Timnas Indonesia U-22, Bagas Adi Nugroho, meminta maaf terkait kartu merah yang didapatnya saat bersua Thailand pada laga final Piala AFF U-22 2019, di Stadion Olimpic, Phnom Penh, Selasa (26/2/2019) malam WIB.

Bagas dipercaya mengawal jantung pertahanan skuat Garuda Muda. Bersama Asnawi Mangkualam Bahar, Nurhidayat Haji Haris, dan Firza Andika, Bagas mampu menghalau berbagai serangan pemain timnas Thailand U-22.

Akan tetapi, Bagas diganjar kartu merah pada menit ke-88. Bek Bhayangkara FC itu terpaksa menyudahi laga lebih awal akibat melakukan tekel keras kepada pemain Thailand.

Meski kehilangan Bagas Adi, Timnas Indonesia U-22 tetap mengunci kemenangan 2-1 atas Thailand. Sepasang gol skuat Garuda Muda disarangkan Sani Rizki (59') dan Osvaldo Haay (65'), sedangkan gol tunggal The War Elephants dicetak Saringkan Promsupa (57').

"Saya berterima kasih kepada masyarakat Indonesia yang selalu mendoakan dan mendukung kami. Saya juga sangat meminta maaf atas kejadian tadi (kartu merah), soalnya saya terlalu bersemangat. Insya Allah ke depannya saya akan lebih baik lagi," kata Bagas.

"Pasti sempat khawatir. Apalagi pada menit-menit akhir saya tidak langsung masuk ke dalam ruang ganti, saya tunggu di pinggir lapangan tonton sampai selesai," papar pemain 21 tahun itu selepas pertandingan.

Bagi Timnas Indonesia U-22, ini adalah gelar perdana di Piala AFF U-22. Selain itu, Indonesia menjadi tim kedua yang menjuarai ajang ini, setelah titel perdana diraih Thailand pada 2005.

Kiper Persita Tangerang, Annas Fitrianto Tetap Bugar Jelang Kembalinya Shopee Liga 1 2020