Pelatih Persela Berharap Laga Terakhir Grup E Digelar Bersamaan

Oleh Iwan Setiawan pada 12 Mar 2019, 14:15 WIB
Aji Santoso Persela Lamongan

Bola.com, Malang - Persaingan sengit bakal terjadi di Grup E Piala Presiden 2019 yang disiarkan Indosiar. Masih ada tiga tim yang berpeluang lolos, yakni Persela Lamongan, Barito Putera, dan Arema FC.

Untuk sementara, Persela memimpin dengan 6 poin. Barito Putera dan Arema masih mengumpulkan 3 poin. Jadi, pertandingan terakhir di Grup E yang dihelat Rabu (13/3/2019) bakal berjalan ketat. Terutama Barito Putera melawan Persela pada jam pertama. Sedangkan Arema FC bertemu juru kunci Persita Tangerang pada jam kedua di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Terkait ketatnya persaingan di Grup E, pelatih Persela, Aji Santoso menyampaikan komentar menarik. “Akan lebih fair jika khusus pertandingan terakhir nanti digelar bersamaan. Malang ada dua stadion, Kanjuruhan dan Gajayana,” kata Aji.

“Saya hanya berpendapat saja. Kalau tetap main sesuai jadwal tidak masalah. Kami akan berusaha untuk dapat hasil positif demi lolos ke fase selanjutnya,” jelas mantan pelatih Arema FC ini.

Menurut Aji, jika dihelat bersamaan, pertandingan akan berlangsung lebih menarik. Tapi jika tidak, biasanya tim yang akan bermain di jam kedua lebih diuntungkan karena mereka sudah mengetahui hasil laga pertama dan menyiapkan antisipasinya.

Misalnya, jika Persela menang, Arema harus mengejar posisi sebagai runner-up terbaik. Tapi jika Barito Putera yang menang, Arema masih berpeluang jadi pemuncak klasemen jika surplus golnya lebih bagus ketimbang Persela dan Barito.

Sebenarnya, regulasinya menggunakan head to head lebih dulu. Tapi, jika Barito menang atas Persela, head to head tak bisa digunakan lantaran ketiga tim punya nilai 6 dan saling mengalahkan.

Persela akan coba membuat perhitungan tidak rumit. Kemenangan bisa membuatnya punya 9 poin dan tidak mungkin lagi ada tiga tim yang punya nilai sama. Persela pun lolos otomatis sebagai juara grup.

Dengan menjadi juara grup, peluang untuk main sebagai tuan rumah saat delapan besar sangat terbuka. Pada perempat final Piala Presiden 2019, pertandingan dilangsungkan dengan sistem single match. Empat juara grup dengan nilai tertinggi akan jadi tuan rumah.