Pelatih PSM: Tidak Ada Klub di Dunia yang Bermain 4 Kali dalam 10 Hari

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 12 Mar 2019, 17:40 WIB
Diperbarui 12 Mar 2019, 17:40 WIB
PSM Makassar Piala AFC 2019
Skuat PSM Makassar menuju Laos untuk meladeni Lao Toyota pada Piala AFC 2019. (Bola.com/Abdi Satria)

Bola.com, Bogor - PSM Makassar harus bermain empat kali dalam sepuluh hari. Dengan rincian, tiga di Piala Presiden 2019 dan satu di Piala AFC 2019.

Periode empat pertandingan itu berlangsung sejak 6-16 Maret 2019. Tim berjuluk Pasukan Ramang ini kalah 0-1 dari Kalteng Putra, takluk 0-1 dari Persipura Jayapura dan akan menghadapi Lao Toyota FC pada Rabu (13/3/2019), di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.

PSM lalu akan berjumpa dengan PSIS Semarang pada partai penutup Grup C Piala Presiden 2019 pada 16 Maret 2019.

Menelan dua kekalahan di Grup C Piala Presiden 2019, PSM pun tersingkir. Asumsi yang menyeruak bahwa Pasukan Ramang bermain setengah hati di turnamen pramusim itu dibantah oleh pelatih Darije Kalezic.

"Saya tidak tahu jika kamu tahu dari 6-16 Maret kami dijadwalkan main empat pertandingan. Dan lawan kami (Lao Toyota FC) tiba di Indonesia pada 9 Maret. Dan setelah ini kami masih bertanding di Piala Presiden melawan PSIS. Jadi kami dijadwalkan harus menjalani empat pertandingan dalam sepuluh hari," ujar Kalezic pada konferensi pers sebelum pertandingan melawan Lao Toyota FC di Hotel Lor In Sentul, Kabupaten Bogor, Selasa (12/3/2019).

"Saya tidak menemukan tim manapun yang bermain empat pertandingan dalam sepuluh hari di duni ini. Di manapun," kata Kalezic menambahkan.

Kalezic juga tidak habis pikir dengan pihak yang membuat jadwal timnya amat padat, padahal di tengah-tengah Piala Presiden 2019, PSM harus bertanding di Piala AFC. Kondisi para pemainnya pun lebih diprioritaskan dibanding hasil akhir.

"Dan dengan menghargai orang-orang yang membuat jadwal padat ini, kami sebagai klub punya tanggung jawab terhadap kesehatan pemain kami," tutur Kalezic.