Aksi Terpuji The Jakmania Membersihkan Stadion Thuwunna Myanmar

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 12 Mar 2019, 23:34 WIB
Diperbarui 12 Mar 2019, 23:34 WIB
The Jakmania di Myanmar.
Aksi The Jakmania ketika mendukung Persija Jakarta Vs Shan United di Thuwunna Stadium, Selasa (12/3/2019). (Foto: Second Line Squad).

Bola.com, Yangon - Persija Jakarta tidak bertanding sendirian kala menantang Shan United pada partai kedua Piala AFC 2019 Grup G di Thuwunna Stadium, Myanmar, Selasa (12/3/2019). Kemenangan 3-1 tim Macan Kemayoran juga turut disaksikan oleh suporternya, The Jakmania yang berjumlah puluhan orang.

Sesaat setelah pertandingan selesai, The Jakmania melakukan aksi bersih-bersih sebagian sektor tribun Stadion Thuwunna yang videonya kemudian menyebar luas di media sosial. Sejumlah media massa luar negeri pun turut memberitakan aksi simpatik dari militan Persija tersebut.

Salah satu The Jakmania yang menjadi pelopor kegiatan positif tersebut, Ezza Fitrach mengatakan, aksi bersih-bersih ini tidak direncanakan sebelumnya. Kendati demikian, pria berusia 31 tahun itu menambahkan, sebagai tamu yang baik, The Jakmania harus berperilaku positif di negeri orang.

"Saya hanya ingin ketika kami bertamu ke rumah orang dengan rapih dan bersih, pun ketika kami pulang, harus dengan keadaan semula," ujar Ezza kepada Bola.com.

"Spontan saja mengambil minuman plastik, lalu kami kumpulkan sampah selama 90 menit kami di stadion. Satu komando, kami bersihkan dan voila! Videonya tersebar sekaligus memberikan kesan positif agar kebiasaan menonton di stadion tetap terjaga," kata Ezza yang juga tergabung dalam komunitas Secondline Squad. 

Ezza pun berharap kegiatan ini dapat menjadi oleh-oleh positif yang dapat dibawa pulang ke Tanah Air. Membersihkan stadion dianggapnya sebagai salah satu cara untuk mengubah perilaku suporter ke arah yang lebih baik.

"Bukan hanya di dalam negeri, akan tetapi juga bisa dilakukan ketika away ke negeri orang lain seperti ini. Semoga bisa menjadi contoh dan virus yang positif untuk suporter pada umumnya dan The Jakmania pada khususnya," tutur Ezza.