Madura United Sempat Kesulitan Membekuk Borneo FC

Oleh Vincentius Atmaja pada 15 Mar 2019, 19:10 WIB
Madura United vs Borneo FC

Bola.com, Sleman - Madura United memastikan satu tiket lolos ke babak 8 besar Piala Presiden 2019 yang disiarkan langsung oleh Indosiar. Madura United menang 1-0 atas Borneo FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (15/3/2019).

Gol semata wayang Laskar Sape Kerrab dicetak David Laly pada babak kedua, tepatnya di menit ke-76.

Gol yang dicetak mantan pemain Persipura Jayapura ini memanfaatkan skema tendangan bebas. Bola tendangan David Laly meluncur deras ke gawang Gianluca Claudio.

Tambahan tiga poin membuat Madura United memastikan satu tiket di babak 8 besar dengan poin tujuh. Apabila Persija Jakarta mampu mengalahkan PSS Sleman pun, Madura United tetap lolos dengan status satu di antara tiga tim runner-up grup terbaik.

Pelatih Madura United, Dejan Antonic, mengaku puas tim asuhannya akhirnya dapat menyegel tiket di babak 8 besar. Ia mengakui laga melawan Borneo FC tak mudah, meski akhirnya bisa menang.

"Tentu kami bersyukur karena Madura sudah pasti masuk 8  besar. Seperti yang saya katakan kemarin, Borneo FC bakal menyusahkan dan itu terbukti. Tidak mudah, babak pertama kami ingin mencetak gol cepat, tapi belum berhasil," jelas Dejan Antonic seusai pertandingan.

"Babak kedua sama halnya, kami ingin mencetak gol. Beruntung lewat skema tendangan bebas bisa curi gol. Bagi kami yang penting hasil akhir. Tidak ada jalan yang mudah. Saya juga berharap semoga Borneo bisa keluar dari hasil di Piala Presiden kali ini," imbuhnya.

Mantan pelatih Persib Bandung dan Borneo FC ini mengaku Madura United banyak mendapat pelajaran berharga selama tiga pertandingan di fase Grup D. Sejumlah hal menjadi bahan evaluasi sebelum melakoni babak selanjutnya.

"Tiga pertandingan yang sudah kami jalani, evaluasi tentu ada, terutama banyaknya peluang, tapi seperti kesulitan untuk mencetak gol. Step by step kami harus bekerja lebih baik lagi, empat pemain dipanggil ke Timnas Indonesia, persaingan Grup D juga saya akui sengit," ujarnya.