Penjelasan Persela soal Gonta-Ganti Kapten pada Pramusim

Oleh Iwan Setiawan pada 17 Mar 2019, 17:45 WIB
Persela Lamongan, Arif Satria

Bola.com, Lamongan - Persela Lamongan menunjukkan sisi unik selama penyisihan grup Piala Presiden 2019 yang disiarkan oleh Indosiar. Dalam tiga pertandingan Grup E yang digelae di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Persela selalu tampil dengan kapten tim berbeda.

Saat pertandingan pertama lawan Persita Tangerang, Dwi Kuswanto yang menjabat sebagai kapten. Sedangkan lawan Arema dan Barito Putera, Arif Satria yang dipilih.

Sebelum Piala Presiden, justru Jairo Rodrigues yang jadi kapten tim pada 16 besar Piala Indonesia melawan Bali United. Artinya Persela masih belum menentukan siapa kapten tim yang sesungguhnya. Pelatih Persela, Aji Santoso, mengatakan akan menetapkan kapten tim menjelang Liga 1 2019 diputar.

“Memang ada tujuan untuk merotasi ban kapten. Saya ingin mengajarkan setiap pemain bisa memiliki jiwa leadership,” jelasnya.

Sejumlah pemain Persela sebenarnya punya pengalaman jadi kapten, seperti Birrul Walidain dan Eky Taufik. Namun, Aji mencoba beberapa pemain lain terlebih dahulu.

Arif sementara dipilih karena punya pribadi yang baik di dalam dan luar lapangan. Aji ingin melihat jiwa kepemimpinan mantan pemain Semen Padang tersebut saat pramusim. “Nanti menjelang kompetisi baru diputuskan siapa yang pas untuk memegang kapten tim ini,” tegas dia.

Aji selama jadi pemain akrab dengan jabatan kapten tim. Di klub maupun timnas dia pernah merasakan jadi pemimpin rekan-rekannya di lapangan. Dia tahu pemain seperti apa yang pas untuk jadi kapten tim.

Para pemain yang dijajal Persela Lamongan jadi kapten masing-masing punya karakter berbeda. Arif, tergolong pemain yang tenang. Dia jarang terlihat meledak-ledak saat berkomunikasi dengan wasit. Sementara musim lalu, Persela punya kapten bek asing Wallace Costa. Tapi saat awal musim, Birrul yang jadi kapten tim karena dia merupakan putra daerah dan produk Persela U-21.