Selain Gladiator, Aremania Menilai Posisi Pavel Smolyachenko di Arema Juga Belum Aman

Oleh Iwan Setiawan pada 17 Mar 2019, 20:30 WIB
Pavel Smolyachenko

Bola.com, Malang - Posisi striker asal Brasil, Robert Lima Guimaraes, di Arema FC dikabarkan belum. Kondisi serupa dikabarkan juga dialami gelandang asing asal Uzbekistan, Pavel Smolyachenko. 

Guimaraes atau yang dijuluki Gladiator terancam didepak jika performanya tak membaik selama pramusim. Pavel Smolyachenko juga tak berbeda jauh. Pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan itu mengalami penurunan performa dan sempat terlempar dari skuat inti.

Seperti saat pertandingan terakhir Grup E Piala Presiden 2019 yang disiarkan Indosiar. Pavel jadi cadangan Jayus Hariono dan Hendro Siswanto. Performa Pavel menurun setelah mengalami gejala demam berdarah pada bulan lalu.

Dia kurang bertenaga saat tampil di lapangan. “Idealnya kalau pemain asing jadi pemain inti. Mereka direkrut dengan kualitas yang harusnya di atas pemain lokal. Kalau sampai kalah dengan pemain lokal ya silahkan diprediksi sendiri. Tapi keputusan untuk lanjut atau coret pemain kan ada di pelatih, suporter punya sudut pandang sendiri,” kata Awang, Aremania Korwil Kanjuruhan, Minggu (17/3/2019). 

Sebenarnya Pavel dan Lima sudah dikontrak selama satu tahun ke depan. Tapi kritikan terhadap Pavel tidak sebanyak Lima. Pavel sempat tampil meyakinkan sebelum sakit. Parasnya yang tampan juga membuatnya jadi pujaan Aremanita.

Tapi setelah tampil di penyisihan Grup E Piala Presiden, Aremania punya penilaian lain. Fans Singo Edan justru iri dengan performa gelandang Asia di tim lain. Satu di antaranya pemain Persela Lamongan asal Jepang, Kei Hirose, yang posisi bermainnya sama dengan Pavel.

“Saat penyisihan Piala Presiden, iri rasanya melihat gelandang Persela itu. Dia ngotot, stamina bagus dan kuat saat bertahan maupun membantu serangan,” tegasnya.

Sementara Pavel bukan pemain yang punya mobilitas tinggi. Dia mengandalkan posturnya yang jangkung dan akurasi umpan. Tapi belakangan justru dia sering kalah duel dengan lawan dan mudah kehilangan bola. “Kalau tidak diganti, kami harap Pavel bisa bermain lebih istimewa di Arema FC. Tapi kalau ada pemain lain, semoga dapat yang luar biasa juga,” harap Awang.