Pelatih Persebaya Sempat Menghilangkan Karakter Irfan Jaya

Oleh Aditya Wany pada 26 Mar 2019, 22:00 WIB
Persebaya Surabaya Tundukkan Perseru Serui di Piala Presiden 2019

Bola.com, Surabaya - Penyerang sayap Persebaya, Irfan Jaya, mengaku sempat mendapat wejangan khusus dari pelatih kepala Djadjang Nurdjaman. Dia diminta untuk lebih banyak melakukan umpan silang kepada striker Amido Balde.

Strategi itu terbukti jitu karena Amido selama ini memiliki keunggulan postur, dengan tinggi 193 cm, dan kemampuan dalam sundulan. Hasilnya, Persebaya tercatat mencetak 25 gol dari enam laga hingga sejauh ini di tahun 2019.

Tetapi, demi itu, Irfan harus rela mengorbankan karakter bermainnya yang dikenal sebagai pemain sayap lincah. Dia selama ini lihai memainkan bola dan mencari celah untuk melakukan penetrasi ke jantung pertahanan lawan.

"Karakter saya hilang, dulu bisa menerobos masuk kotak penalti. Coach Djadjang Nurdjaman menyarankan saya crossing saja ke Amido Balde. Sempat diminta fokus pada Balde, karena kelebihannya di kepala (sundulan)," kata Irfan.

Irfan tetap mampu memberikan penampilan terbaiknya, namun bukan lagi sebagai mesin gol, melainkan penyuplai bola. Djadjang Nurdjaman menyadari adanya perubahan permainan pemain berusia 22 tahun itu.

Pemain asal Bantaeng itu gagal mencetak gol atau assist terakhir kali bertanding untuk Persebaya, saat berjumpa Tira Persikabo yang berakhir 0-0 dalam fase grup Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung (12/3/2019).

"Coach sempat bertanya juga soal pertandingan terakhir, kenapa susah penetrasi. Saya bilang, 'karakter saya bawa masuk'. Dia bilang, 'ya sudah, Irfan, kalau bisa bawa masuk bawa saja, kalau ada momen crossing, lakukan'. Itu enak buat saya," imbuh Irfan.

Djadjang Nurdjaman enggan memberikan komentar lebih lanjut perihal wejangan khusus darinya untuk Irfan. Dia menegaskan tak pernah berusaha mengekang Irfan, hanya memberikan saran demi strategi dalam pertandingan.

"Saya tidak usah mengomentari satu per satu pemain. Lebih baik saya mengomentari tim. Yang jelas, tidak ada penekanan Irfan harus begini atau begitu. Irfan tetap diberi kebebasan," ucap pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

Meski sempat kehilangan karakter, Irfan Jaya terbukti tetap mampu menyumbang gol dengan bermain sebagai penyerang sayap. Dia telah membukukan tiga gol dari empat laga bersama Persebaya selama musim 2019.