Aji Santoso Mengapresiasi Pemain Persela meski Tersingkir dari Piala Presiden 2019

Oleh Zaidan Nazarul pada 31 Mar 2019, 20:35 WIB
Persela Lamongan, Piala Presiden 2019

Bola.com, Lamongan - Langkah Persela Lamongan di Piala Presiden 2019 terhenti di babak perempat final setelah kalah 1-2 dari Madura United, Minggu (31/3/2019) di Stadion Surajaya, Lamongan. Ini merupakan kekalahan pertama Persela sejak dibesut Aji Santoso.

Tim besutan Aji Santoso sebetulnya tak tampil buruk di laga ini. Mereka mampu mengimbangi permainan tim berjulukan Laskar Sapeh Kerap ini. Bahkan, andai mampu memanfaatkan sejumlah peluang emas, Persela bisa saja terhindar dari kekalahan.

“Meski kalah, saya mengapresiasi kinerja pemain di pertandingan ini. Secara permainan tidak ada yang salah dari penampilan anak-anak. Saya pikir mereka sudah maksimal, meski sebetulnya komposisi yang saya turunkan komposisi darurat,” tuturnya.

Bisa dibilang darurat karena dua dari tiga pemain yang dia siapkan justru absen di pertandingan ini akibat dibekap cedera. “Lucky Wahyu cedera dua hari menjelang pertandingan, begitu juga dengan Dian Agus yang mendadak sakit,” ujar Aji.

Namun baginya, meski kedua pemain itu absen, permainan Persela secara keseluruhan sudah sesuai dengan yang dia harapkan. Hanya saja ia mengakui penyelesaian para pemainnya yang lemah membuat timnya hanya mampu membalas satu gol saja.

Soal dua gol cepat yang bersarang ke gawangnya di babak pertama, Aji mengakui pemain belakangnya teledor. “Yang pertama karena mereka bisa mengirimkan umpan crossing dengan mudah, yang kedua karena kesalahan pemain belakang kami, terutama di center back,” katanya.

Menurutnya, memberikan ruang kepada pemain Madura United untuk melakukan crossing merupakan awal kesalahan bek sayapnya. Sementara yang kedua, karena kesalahan posisi Jairo Rodriguez, sehingga ada celah di belakang yang bisa dimanfaatkan lawan untuk melakukan tembakan.

“Tidak ada bola kombinasi dari Madura United yang bisa menembus pertahanan kami. Tapi itu tadi, pemain belakang kami tidak bisa mengantisipasi dengan baik datangnya bola karena sudah salah posisi,” kata Aji.