Milomir Seslija Vs Gomes de Oliveira: Duel Strategi Menyerang Eks Madura United

Oleh Iwan Setiawan pada 02 Apr 2019, 07:45 WIB
Arema FC Vs Kalteng Putra

Bola.com, Malang - Pertemuan Arema FC dan Kalteng Putra di semifinal Piala Presiden 2019 yang ditayangkan Indosiar menjadi panggung adu strategi dua mantan pelatih Madura United, Milomir Seslija dan Gomes de Oliveira. Dua pelatih yang menangani Madura United pada musim 2018 itu dikenal sama-sama menyukai permainan menyerang.

Milomir Seslija dan Gomes de Oliveira musim lalu memang menjadi pelatih Madura United. Gomes de Oliveira menangani Laskar Sapeh Kerrab saat pramusim, di mana kemudian digantikan oleh Milo yang datang pada awal musim kompetisi 2018 hingga akhirnya angkat kaki di tengah musim lantaran prestasi Madura United di Liga 1 kurang stabil. Gomes de Oliveira pun datang lagi untuk mengambil tempat dari Milo.

Kini dua pelatih yang silih berganti menangani Madura United pada musim lalu itu bertemu dengan tim baru masing-masing. Enggan membahas masa lalu di Madura United, kedua pelatih tersebut memilih fokus menanamkan karakter bermain sesuai filosofi di timnya masing-masing.

"Milo adalah pelatih yang bagus dan berada di sebuah tim yang sudah dikenal dengan baik. Namun, saya pun berusaha mempertahankan karakter bermain tim kami, yaitu bermain menyerang di mana pun tim ini bermain," ujar Gomes de Oliveira.

Dengan filosofi permainan menyerang yang dirancang oleh kedua pelatih, Milomir Seslija terbukti lebih sukses dalam urusan produktivitas gol. Dalam empat laga yang sudah dimainkan Arema di Piala Presiden 2019, 13 gol sudah tercipta. Sementara Kalteng Putra baru mencetak lima gol hingga sejauh ini.

"Saat ini Arema menjadi tim yang paling atraktif dalam hal menyerang. Kami sudah mnecetak 10 gol hanya dalam dua laga terakhir di Piala Presiden," ujar Milo.

Kedua pelatih tersebut menerapkan permainan menyerang dengan keunggulan masing-masing timnya. Gomes de Oliveira bersama Kalteng Putra mengandalkan ujung tombaknya, Patrich Wanggai, yang kini sudah mengoleksi dua gol.

Sementara Milo di Arema memiliki skema yang lebih bervariasi, di mana ada Makan Konate, Hamka Hamzah, dan Dedik Setiawan yang bisa diandalkan sebagai goal getter meski tak semua pemain itu berposisi sebagai striker.

Menarik untuk disaksikan, strategi siapa yang akan berjalan dengan lebih baik di leg pertama semifinal Piala Presiden 2019?