Irfan Jaya dan Pemain Muda Pencuri Perhatian di Piala Presiden 2019

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 14 Apr 2019, 17:30 WIB
Arema FC vs Persebaya Surabaya

Bola.com, Jakarta - Piala Presiden 2019 berhasil menyajikan aksi-aksi terbaik dari pemain. Tak terkecuali pemain yang masih berusia muda, berhasil mencuri perhatian dengan aksi gemilang di lapangan.

Sebagai turnamen pramusim, pelatih tim peserta Piala Presiden 2019 biasanya memberikan kesempatan untuk pemain muda. Hal itu dilakukan untuk mengukur kualitas pemain sebelum bertempur di kompetisi sesungguhnya, Liga 1 2019.

Situasi inilah yang membuat pemain muda bersemangat jika mendapatkan kepercayaan bermain. Tak jarang, penampilan yang diberikan berhasil mencuri perhatian dan berbuah pujian hingga penghargaan.

Contohnya Irfan Jaya, yang dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Piala Presiden 2019. Gelandang Persebaya itu mencatatkan tujuh kali bermain di Piala Presiden dan berhasil mengantarkan timnya menjadi finalis.

Berusia 22 tahun, kemampuan Irfan Jaya di lapangan tak bisa dipandang sebelah mata. Irfan Jaya mencetak dua gol yang salah satunya dicetak pada leg pertama final Piala Presiden 2019.

Selain itu ada sosok bek Arema FC, Hanif Sjahbandi. Pemain berusia 22 tahun itu memiliki peran penting di balik keberhasilan Singo Edan menjuarai Piala Presiden 2019.

Striker Persebaya Surabaya, Amido Balde, berebut bola dengan pemain Arema FC, Hanif Sjahbandi, pada laga final Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (9/4). Kedua tim bermain imbang 2-2. (Bola.com/Yoppy Renato)

Hanif Sjahbandi tercatat tampil selama 367 menit dalam empat pertandingan. Pemain Timnas Indonesia U-23 itu juga sukses mencetak sebiji gol.

Sosok pemain muda terakhir yang juga mencuri perhatian di Piala Presiden 2019 adalah gelandang Barito Putera, Gavin Kwan Adsit. Pemain berusia 23 tahun itu berhasil mencetak tiga gol dalam dua pertandingan yang dimainkannya.

Padahal, Gavin Kwan bukan seorang penyerang murni. Kecerdikan pelatih Jacksen F. Tiago membuat Gavin Kwan mampu memberikan penampilan terbaik, meski Barito Putera gagal melaju jauh di Piala Presiden 2019 karena tak lolos fase grup.