Fasilitas di Yogyakarta Terbatas, PSIM Pilih Pemusatan Latihan di Bogor

Oleh Vincentius Atmaja pada 16 Apr 2019, 06:15 WIB
Ismail Haris (PSIM Yogyakarta)

Bola.com, Yogyakarta - Setelah mengikat tujuh pemain baru dan segera merampungkan perpanjangan kontrak sembilan pemain lama, PSIM Yogyakarta mulai berlatih keras menjelang bergulirnya Liga 2 musim 2019. Tim yang kini dilatih Vladimir Vujovic ini sudah berlatih sejak Jumat (12/4/2019).

Program selanjutnya dari klub berjulukan Laskar Mataram ini adalah dengan menggelar pemusatan latihan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. PSIM harus menjalani training centre (TC) di Kota Hujan, lantaran terbatasnya fasilitas di Yogyakarta.

"Coach Vlado (sapaan akrab Vujovic) memiliki selera yang tinggi. Kami siap melakukan TC, karena kompetisi juga segera digelar dan sebelumnya juga ada Ramadan dan Lebaran. Sehingga memang perlu disiapkan jauh-jauh hari," terang caretaker CEO PSIM, Bambang Susanto, Senin (15/4/2019).

"Selain itu, kami belum punya lapangan latihan permanen yang representatif di Yogyakarta. Jadi, untuk persiapan ini, kami sepakat TC dulu di Bogor," imbuh pria yang merupakan investor utama PSIM itu.

Raphael Maitimo dkk. seharusnya bertolak menuju Bogor pada Sabtu (13/4/2019). Namun, hal tersebut urung dilakukan dan justru menggelar uji coba tertutup melawan kontestan Liga 1, Barito Putera. Meski harus menelan kekalahan tipis 0-1, PSIM memetik banyak pelajaran, apalagi latih tanding juga hanya berlangsung 45 menit.

Bambang Susanto mengungkapkan pemusatan latihan di luar Yogyakarta dilakukan karena manajemen PSIM masih menunggu kesiapan fasilitas latihan yang dimiliki, termasuk kesiapan Stadion Mandala Krida setelah renovasi. Markas PSIM ini kabarnya bisa digunakan pada Juni mendatang.

"Setidaknya sampai infrastruktur tim, seperti Stadion, lapangan latihan, mess pemain, lalu fasilitas penunjang lainnya tersedia," ungkap Bambang Susanto.

Saat ini PSIM Yogyakarta telah memiliki 16 pemain dalam persiapannya menghadapi persaingan di Liga 2 2019, di antaranya Ivan Febrianto (kiper), Fandy Edy, Edo Pratama, Heri Susilo, Gusti Rustiawan, Risman Maidullah, dan Agung Pribadi yang menjadi pilar pertahanan. Sementara di lini tengah terdapat nama Raymond Tauntu, Hendika Arga Permana, Supriyadi Eeng, Hendrico Satriadi, Reza Saputra, Pratama Gilang, Raphael Maitimo, dan Yoga Pratama. Serta baru memiliki satu striker yakni Rudiyana.