Cerita Skuat PSM Gagal Salurkan Hak Pilih Pemilu Presiden 2019 di Filipina

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 17 Apr 2019, 04:45 WIB
PSM Makassar Vs Kaya FC

Bola.com, Bacolod - Entah sebuah keteledoran, kecerobohan atau ketidaksengajaan, skuat PSM Makassar untuk partai keempat Grup H Piala AFC 2019 menghadapi Kaya-Iloilo gagal memilih pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Dari penjelasan yang didapat, Rizky Pellu cs. tidak punya waktu banyak saat transit di Manila, Filipina, sebelum berangkat ke Bacolod City, lokasi pertandingan tersebut.

Padahal, persiapan PSM Makassar untuk menyambut Piala AFC dan Pilpres 2019 begitu matang. Tahu Pilpres di Filipina akan digelar pada 14 April 2019, tim berjulukan Pasukan Ramang itu berangkat sehari sebelumnya.

Sejenak mendarat di Filipina pada 14 April lalu, skuat PSM Makassar ternyata diharuskan langsung terbang menuju Bacolod City. Para pemain Pasukan Ramang pun tidak dapat mampir ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila untuk menyalurkan hak suaranya.

Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Karim menyatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak menyediakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Bacolod City. "Ya, TPS hanya ada di KBRI Manila," ujar Sulaiman kepada Bola.com.

"Skuat PSM tidak mencoblos. Kami sedang berada di Bacolod City, bukan di Manila. Waktu memilih pun sudah lewat, yaitu 14 April lalu di Manila," kata Sulaiman.

"Tapi kami sudah usahakan. Hanya, waktunya yang mepet. Sejak berangkat, kami sudah mengurus form A5. Hanya saja waktu yang tidak memungkinkan," tuturnya.

Terhitung, PSM membawa 18 pemain ke Filipina, dengan 15 di antaranya merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). Jumlah tersebut belum termasuk dari jajaran pelatih serta ofisial. Dipastikan, mayoritas skuat PSM Makassar tidak dapat memilih di Pilpres 2019.

"Karena setelah sampai Manila, tim langsung ke Bacolod City dengan penerbangan kurang lebih selama sejam," kata Sulaiman.

Untungnya, para pemain PSM Makassar tidak protes dan pasrah gagal mencoblos di Pilpres 2019. Mengingat, manajemen Pasukan Ramang telah berjuang semaksimal mungkin. Formulir A5 pun telah diurus sejak di Makassar untuk memudahkan para pemain mencoblos di Manila.

"Ya, kami semua memaklumi. Intinya adalah segala upaya sudah kami lakukan. Tapi kami ke Filipina juga membawa nama negara," imbuh Sulaiman.

Saat ini, fokus dan konsentrasi skuat PSM Makassar sudah untuk menghadapi Kaya-Iloilo. "Kami juga ingin memberikan yang terbaik di Piala AFC," tuturnya.