Pelatih Madura United Berusaha Angkat Mental Pemain Jelang Hadapi Persebaya

Oleh Aditya Wany pada 19 Apr 2019, 05:30 WIB
Dejan Antonic

Bola.com, Bangkalan - Pelatih Madura United, Dejan Antonic, memiliki tugas berat di perempat final Piala Indonesia 2018. Tim asuhannya harus berjumpa dengan Persebaya Surabaya dalam laga bertajuk derbi Suramadu pada 25 dan 30 April 2019. Dejan Antonic pun berusaha mengangkat mental para pemainnya yang mengalami kekalahan dalam dua pertemuan dengan Persebaya di semifinal Piala Presiden 2019.

Sebelumnya Madura United sudah bersua dengan Persebaya di semifinal Piala Presiden 2019 pada 3 dan 6 April lalu. Hasilnya, Laskar Sape Kerap dua kali dipermalukan dengan skor 0-1 di Surabaya dan 2-3 di Pamekasan.

Dejan kini berusaha mengangkat mental bertanding anak asuhnya agar tidak menelan kekalahan lagi melawan Bajul Ijo. Pelatih asal Serbia itu berusaha memperbaiki kekurangan yang dimiliki oleh timnya selama ini.

“Dalam dua pertandingan di Surabaya dan Madura, saya kira kami harus lebih fokus dan lebih berkonsentrasi. Mental pemain juga perlu diperbaiki lagi supaya kami lebih siap,” kata pelatih berusia 50 tahun tersebut.

“Tapi, kalau dilihat kami sebenarnya bermain lebih bagus dari Persebaya dalam dua pertandingan itu. Kami unggul dalam penguasaan bola, kesempatan mencetak gol, dan formasi. Berarti masih ada yang kurang dalam tim ini,” imbuh Dejan.

Mantan pelatih Persib Bandung dan Borneo FC itu menyoroti empat gol yang bersarang ke timnya saat melawan Persebaya. Tiga gol di antaranya lahir saat Madura United menjadi tuan rumah dan seharusnya itu tidak boleh terjadi.

“Persebaya bisa mencetak tiga gol di sini. Kalau seperti itu, biasanya sering terjadi dari kesalahan. Hal itu menjadi pelajaran buat anak-anak supaya lebih fokus dan lebih disiplin di pertandingan,” ucap Dejan.

Selama musim 2019, Madura United sudah menjalani 10 pertandingan menghadapi tujuh pertandingan di Piala Indonesia 2018 dan Piala Presiden 2019. Persebaya menjadi satu-satunya tim yang berhasil mengalahkan mereka. Enam tim lainnya, yaitu Cilegon United, Sriwijaya FC, PSS Sleman, Persija Jakarta, Borneo FC, dan Persela Lamongan, selalu gagal menang saat menghadapi Madura United.