Regulasi Pemain U-23 Buat Pelatih Persebaya Promosikan Didikan Kompetisi

Oleh Aditya Wany pada 19 Apr 2019, 14:30 WIB
Djadjang Nurdjaman

Bola.com, Surabaya - Persebaya merasa tidak kesulitan dengan regulasi pemain muda yang diterapkan oleh operator Liga 1 2019. Sesuai regulasi, setiap klub kontestan diwajibkan mendaftarkan tujuh pemain U-23.

Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman justru merasa antusias dengan regulasi tersebut. Selama pramusim, dia sudah mengajak beberapa pemain muda, eks Persebaya U-19 dan PS Kota Pahlawan (klub satelit Persebaya) untuk ikut berlatih dengan skuatnya. 

“Saya pikir kami tidak kesulitan karena selama ini kami sudah mengajak latihan pemain U-19. Sudah ada sembilan pemain yang berlatih dengan kami. Kami akan engambil dari situ saja,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu kepada Bola.com, Jumat (19/4/2019). 

Kemungkinan, kriteria pemain U-23 yang dimaksud adalah pemain kelahiran 1 Januari 1997 dan setelahnya. Sebab, regulasi serupa juga diterapkan pada musim lalu dengan ketentuan pemain kelahiran 1 Januari 1996 dan setelahnya.

Jika melihat skuat Persebaya saat ini, jumlah pemain U-23 memang terbilang minim. Hanya terdapat tiga pemain saja dari total 24 pemain. Di antaranya adalah Osvaldo Haay, Rachmat Irianto, dan Elisa Basna.

Makanya, Djanur ingin memanfaatkan para pemain didikan kompetisi internal yang sudah pernah ditempa di Persebaya U-19 atau PS Kota Pahlawan. Ini merupakan langkah regenerasi yang tepat untuk memunculkan pemain baru. 

“Saya lihat mereka secara postur dan kemampuan cukup menjanjikan. Apalagi mereka hasil binaan internal. Saya lebih baik memberi tempat buat mereka. Keputusan akhir masih belum, belum siapa saja yang didaftarkan sebagai pemain U-23 itu,” ucap Djanur. 

Musim lalu, Persebaya terbantu dengan kehadiran Irfan Jaya, Muhammad Hidayat, dan Miswar Saputra. Saat itu, ketiga nama tersebut merupakan pemain kelahiran 1996 dan masih bisa didaftarkan sebagai pemain U-23.