Kisah Klub Indonesia di Piala AFC 2019, Beda Nasib PSM dan Persija

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 17 Mei 2019, 05:30 WIB
Beda Nasib PSM Makassar dan Persija Jakarta

Bola.com, Jakarta - Piala AFC 2019 yang melibatkan tim-tim Indonesia sudah rampung memainkan pertandingan babak penyisihan grup. Hasilnya, hanya satu wakil Tanah Air yang berhasil melaju ke semifinal zonal ASEAN yakni PSM Makassar.

Indonesia mengirimkan dua wakil di Pada Piala AFC 2019, yakni Persija Jakarta dan PSM Makassar. Persija meraih tiket ke Piala AFC usai menjadi juara Liga 1 2018 dan gagal menembus Liga Champions Asia.

Sementara itu, PSM menemani Persija di Piala AFC 2019 karena musim lalu sukses mengakhri musim sebagai runner-up Liga 1 2018. Namun, perjalanan kedua tim tersebut di Piala AFC justru bertolak belakang dengan situasi yang dihadapi masing-masing tim.

Persija yang berada di Grup G bersama Ceres-Negros (Filipina), Becamex Binh Duong (Vietnam), dan Shan United (Myanmar), gagal total. Pasukan Ivan Kolev hanya mampu mengumpulkan tujuh poin dalam enam pertandingan yang dimainkan.

Persija sebagai juara Liga 1 2018 dibuat babak belur di Piala AFC. Ismed Sofyan dkk. hanya meraih dua kemenangan, sekali imbang, dan tiga kali kalah yang membuat mereka finis di peringkat ketiga Grup G Piala AFC 2019.

Cerita berbeda justru dimiliki PSM Makassar. Berada di Grup H bersama Home United (Singapura), Kaya FC (Filipina), dan Lao Toyota (Laos), Pasukan Ramang tak terbendung.

PSM keluar sebagai juara Grup H berkat raihan 14 poin. Jumlah tersebut dikumpulkan pasukan Darije Kalezic berkat raihan empat kemenangan dan dua kali imbang.

Lolosnya PSM setidaknya bisa menyelematkan muka Indonesia. Pada babak semifinal Zona ASEAN, PSM sudah dinanti Becamex Binh Duong yang lolos sebagai tim runner-up terbaik di grup ASEAN.

PSM harus menjalani laga pertama yang akan berlangsung di Vietnam pada 19 Juni 2019. Setelah itu, giliran PSM Makassar menjamu Becamex di Stadion Pakansari, Cibinong, pada 26 Juni 2019.

2 of 4

Rahasia PSM

Sejumlah anak-anak dari suporter PSM Makassar menjadi pendamping saat laga Piala AFC melawan Home United di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (30/4). Kesempatan ini diberikan oleh Allianz sebagai salah satu sponsor. (Bola.com/Yoppy Renato)

Pencapain PSM Makassar di Piala AFC 2019 cukup mengesankan. Selain keluar sebagai juara Grup H, Juku Eja terlihat cukup agresif dengan jumlah gol yang dicetak.

PSM berhasil mencetak 17 gol dan hanya kebobolan delapan kali. Inilah yang diyakini sebagai rahasia PSM tak terkalahkan di Piala AFC 2019.

Bersama pelatih Darije Kalezic, PSM memang menatap Piala AFC 2019 dengan kepercayaan diri. Bahkan, PSM sengaja mengorbankan Piala Presiden 2019 demi bisa tampil maksimal di turnamen kasta kedua Asia itu.

Selain itu, rahasia kesuksesan PSM juga terletak pada tajamnya lini depan dengan kehadiran Eero Markkanen. Pemain asal Finlandia itu tercatat sukses mencetak lima gol di babak penyisihan Piala AFC 2019.

Selain itu, PSM juga memiliki gelandang tangguh di lini tengah semisal Marc Klok dan Wiljam Pluim yang menjaga keseimbangan tim. Adapun di lini pertahanan pelatih Darije Kalezic jarang memainkan paketan pemain yang sama dalam setiap pertandingan.

Pria asal Bosnia itu kerap memainkan pemain yang berbeda dalam setiap pertandingan, khususnya di posisi bek tengah. Kalezic memang punya banyak pilihan yakni ada Abdul Rahman Sulaiman, Aaron Evans, Hasyim Kipuw, Munhar, dan Hendra Wijaya.

3 of 4

Faktor Keterpurukan Persija

Pemain Persija Jakarta tampak lesu usai dikalahkan Ceres-Negros pada laga Piala AFC di SUGBK, Jakarta, Selasa (23/4). Persija takluk 2-3 dari Ceres-Negros. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sementara itu, absennya Marko Simic yang tidak didaftarkan di Piala AFC 2019 membawa dampak signifikan pada Persija Jakarta. Tanpa Simic, lini depan Persija terlihat kehilangan arah.

Macan Kemayoran memang masih memiliki Bruno Matos. Namun, keputusan pelatih Ivan Kolev yang memainkannya sebagai penyerang tengah tak banyak membantu.

Strategi yang diterapkan Ivan Kolev pun cenderung monoton yakni mengandalkan lini sayap dengan kehadiran Riko Simanjuntak dan Novri Setiawan.

Selain itu, lini belakang Persija terlihat kurang padu dan kerap kehilangan konsentrasi. Hal itulah yang membuat klub ibu kota selalu gagal memanfaatkan peluang untuk menang karena kecolongan pada momen-momen krusial.

4 of 4

Hasil Lengkap PSM dan Persija

PSM Makassar

27/2/2019 - Home United 1-1 PSM Makassar

(Hami Syahin 63' | Eero Markkanen 26')

13/3/2019 - PSM Makassar 7-3 Lao Toyota

(Wiljan Pluim 12', 59', Zulham Samrun 21', Eero Markkanen 61', 70', Ferdinand Sinaga 80', Marc Klok 85' | Kazuo Honma 14', 90', Rafael Rodrigues 76')

2/4/2019 - PSM Makassar 1-1 Kaya FC

(Eero Markkanen 56' | Marwin Angeles 90+3')

17/4/2019 - Kaya FC 1-2 PSM Makassar

(Jovin Bedic 90+1 | Rizky Pellu 21', Eero Markkanen 24')

30/4/2019 - PSM Makassar 3-2 Home United

(Marc Klok 60', 78', Guy Junior 86' | Hafiz Bin Nor 51', 55')

14/5/2019 - Lao Toyota 0-3 PSM Makassar

(Rasyid Bakri 43', Saldi 74', Guy Junior 86')

 

Persija Jakarta

26/2/2019 - Persija Jakarta 0-0 Becamex Binh Duong

12/3/2019 - Shan United 1-3 Persija Jakarta

(Ryo Nakamura 14' | Bruno Matos 66', 83', Steven Paulle 77')

3/4/2019 - Ceres-Negros 1-0 Persija Jakarta

(Bienvenido Maranon 9')

23/4/2019 - Persija Jakarta 2-3 Ceres-Negros

(Sandi Sute 49', Bruno Matos 57' | Miguel Tanton 70', Bienvenido Maranon 85', Mike Ott 90+2')

1/5/2019 - Becamex Binh Duong 3-1 Persija Jakarta

(Nguyen Anh Duc 38', To Van Vu 45+2', Wander Luiz 51' | Bruno Matos 71')

15/5/2019 - Persija Jakarta 6-1 Shan United

(Bruno Matos 6', 90', 90+2', Novri Setiawan 18', Heri Susanto 47', Riko Simanjuntak 57' | Zin Min Tun 81')

Lanjutkan Membaca ↓