Takluk dari PSS, Arema Klaim Konsentrasi Buyar Akibat Pertandingan Terhenti

Oleh Iwan Setiawan pada 16 Mei 2019, 00:35 WIB
Arema FC, Liga 1 2019

Bola.com, Sleman - Arema FC takluk 1-3 dari PSS Sleman pada laga pembuka Shopee Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5/2019) malam. Pelatih Arema, Milomir Seslija, mengklaim insiden yang terjadi di babak pertama juga turut menjadi biang kekalahan timnya karena membuat para pemain kehilangan konsentrasi. 

Arema sempat menguasai permainan di pertengahan babak pertama. Setelah kebobolan cepat pada menit pertama oleh striker PSS, Brian Ferreira, Arema berhasil membalas lewat tandukan Sylvano Comvalius di menit ke-30.

Tapi, insiden terjadi setelah gol itu. Ada insiden di tribune penonton antara Aremania dengan suporter PSS. Pertandingan harus terhenti 30 menit. Padahal waktu itu Arema sedang bangkit dan bermain apik.

Ketika pertandingan dilanjutkan, permainan sepenuhnya jadi milik PSS. Tim tuan rumah melesakkan dua gol tambahan pada babak kedua melalui Yevhen Bokhasvili dan Rangga Muslim. Arema akhirnya pulang dengan tangan hampa. 

Pelatih Arema, Milomir Seslija, mengakui timnya memulai pertandingan dengan kurang bagus. Pemainnya kurang konsentrasi dan kebobolan di menit pertama. Tapi setelah itu, mereka bisa bangkit.

Sayangnya, setelah menyamakan kedudukan insiden di tribune suporter yang membuat pertandingan terhenti berimbas kurang bagus kepada Singo Edan. 

“Kami menciptakan sampai lima peluang setelah tertinggal, dan bisa mencetak gol. Tapi setelah pertandingan terhenti, konsentrasi pemain hilang. Babak kedua justru lebih menurun," kata Milomir Seslija. 

"Pemain tidak bisa mengendalikan emosi dan kehilangan semua konsentrasinya,” kata pelatih asal Bosnia ini.

Arema FC sebenarnya menargetkan kemenangan pada lawatan ini. Mereka memeragakan permainan menyerang sejak awal pertandingan. Sayangnya, insiden di tribune penonton terjadi di luar kendali tim. Kapten Arema, Hamka Hamzah, sempat mencoba menenangkan penonton lewat pengeras suara. Tetapi, pertandingan tetap terhenti cukup lama dan membuat Singo Edan kehilangan momentum.