Manajemen Arema Yakin Tak Ada Keributan Suporter di Samarinda  

Oleh Iwan Setiawan pada 22 Mei 2019, 05:50 WIB
Aremania

Bola.com, Malang - Kerusuhan suporter pada laga pembuka Shopee Liga 1 2019 masih terbayang hingga kini, terutama bagi Aremania dan Slemania atau BCS. Hukuman dari Komdis PSSI juga sudah dijatuhkan kepada PSS Sleman maupun Arema, yang bermain di laga pembuka pada 15 Mei 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Arema merasa dirugikan atas insiden itu. Meski, sanksi denda yang diterima di bawah PSS, yakni Rp75 juta, Aremania menderita kerugian ratusan juta untuk perbaikan kendaraan yang mereka tunggangi karena diklaim dirusak fans Sleman di area parkir stadion.

Namun, jelang laga kedua melawan Borneo FC, di Stadion Segiri, Samarinda, manajemen Arema yakin kejadian seperti itu tidak akan terulang lagi karena hubungan baik kedua suporter sudah terjalin lama. 

"Saya yakin tidak ada kerusuhan lagi. Dulu ada tim namanya Pusam di Samarinda itu plesetannya Pusatnya Arek Malang. Jadi, banyak orang Malang yang ada di sini. Tapi, mereka punya hubungan baik dengan pendukung setempat," kata Ruddy Widodo, General Manager Arema.

Saat ini, belum diketahui berapa kuota tiket yang didapatkan Aremania untuk memberikan dukungan langsung di Stadion Segiri dalam pertandingan di Stadion Segiri, Rabu (22/5/2019). Yang jelas, Aremania selalu hadir ketika Singo Edan berlaga di Samarinda.

"Kami yakin panpel dan suporter juga akan menjaga serta lebih hati-hati karena banyak yang dirugikan jika sampai ada insiden lagi," lanjutnya.

Kebetulan laga pada Rabu ini juga masih dalam suasana pengumuman hasil Pilpres 2019 sehingga keamanan juga akan diperketat.

"Saya dengar ada pertandingan lain yang ditunda karena keamanan tidak memberikan izin. Tapi, di Samarinda tetap berjalan. Kepolisian setempat sudah memberikan izin. Ini sudah jadi pertanda kalau suasana di sana kondusif," jelas Ruddy.

Rombongan Arema sejak Senin (20/5/2019) sudah berada di Samarinda. Mereka melakukan persiapan normal. Pemain dari kedua tim juga menyempatkan diri untuk saling bertemu sebelum pertandingan.

Ada beberapa pemain Arema yang pernah jadi bagian Borneo FC, seperti Hamka Hamzah dan Ricky Ohorella. Mereka sempat bersilaturahmi dengan mantan rekannya yang masih bertahan di Borneo FC.