Tiket Pesawat Domestik Masih Mahal, Pemain Persiraja Wajib Punya Paspor

Oleh Ario Yosia pada 23 Mei 2019, 17:15 WIB
Persiraja Banda Aceh

Bola.com, Banda Aceh - Mahalnya harga tiket penerbangan domestik membuat klub peserta Liga 2 2019, Persiraja Banda Aceh, mencari solusi guna mengarungi kompetisi yang dijadwalkan bergulir 15 Juni 2019.

Pasalnya, imbas dari kenaikan harga tiket maskapai hingga 150 persen membuat klub yang bermarkas paling ujung barat nusantara ini terpaksa putar otak. Presiden Persiraja, Nazaruddin alias Dek Gam, mengaku musim ini pihaknya telah menghitung biaya transportasi tim selama musim 2019.

“Kendala yang paling berat itu di tiket. Hitungan managemen, pengeluaran untuk tiket musim ini mencapai 2 miliar. Sebagai alternatif, saya sudah bilang ke pemain untuk wajib bikin paspor,” ujar Dek Gam usai acara buka puasa bersama awak media di Banda Aceh, Senin (20/5).

Kata Dek Gam, perjalanan via Kuala Lumpur (KL) bisa membuat pengeluaran finansial tim lebih efisien. Pasalnya, biayanya dapat lebih murah hingga 50 persen.

“Sekarang, jika ke Jakarta, sekali pergi saja setiap pemain menelan biaya Rp 2,5 juta. Musim kemarin biaya segitu bisa untuk pulang-pergi. Jadi, kalau via KL kita bisa hemat 100 juta sekali pergi,” ujarnya.

Oleh sebab itu, pihaknya akan mengirim surat ke operator liga, PT Liga Indonesia Baru (LIB) agar biaya subsidi untuk Laskar Rencong di pentas Liga 2 bisa dikecualikan.

“Kami dalam waktu dekat akan kirim surat ke PT LIB untuk meminta biaya subsidi tim musim ini ditambah. Selain itu, kami juga akan meminta agar pada saat laga tandang nanti bisa digelar tiga kali pertandingan sekali tur,” pintanya. (Eko Deni Saputra)