2 Pemain Inti Kembali, Arema Makin Optimistis Kalahkan Persela

Oleh Iwan Setiawan pada 26 Mei 2019, 21:30 WIB
Dendi Santoso

Bola.com, Malang - Kekuatan Arema pada pekan ketiga Shopee Liga 1 2019 bertambah. Dua pemain inti mereka, Dendi Santoso dan Alfin Tuasalamony, sudah dapat lampu hijau dari tim medis untuk bermain kembali. Tepatnya ketika Arema menjamu Persela Lamongan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (27/5/2019).

Keduanya bisa kembali berkolaborasi dan membuat sektor kanan Arema lebih tangguh karena Alfin merupakan bek kanan dan Dendi berada di sayap kanan.

"Alfin dan Dendi sudah kembali. Semoga mereka bisa banyak berkontribusi kepada tim. Jadi, akan ada perubahan di komposisi starting eleven tim untuk melawan Persela. Tapi, akan kami lihat kembali kondisi terakhir pemain sampai menjelang pertandingan," kata Milomir Seslija, pelatih Arema.

Dua pemain ini absen saat Arema menjalani laga tandang ke markas Borneo FC (22/5/2019). Alfin mengalami masalah di lutut kiri, sedangkan Dendi di bagian betis.

Tim medis sengaja memberikan masukan kepada tim pelatih untuk menyimpan kedua pemain itu karena jika dipaksakan main melawan Borneo FC, cederanya tak kunjung membaik dan performanya kurang maksimal.

Ketika mereka absen, imbasnya terasa di lini depan. Striker Sylvano Comvalius merasa tidak mendapatkan umpan memanjakan dari Dendi seperti dalam pertandingan pertama melawan PSS Sleman sehingga Arema gagal mencetak gol.

Selain itu, satu dari dua gol Borneo FC ke gawang Arema karena memanfaatkan longgarnya sektor bek kanan. Kembalinya Alfin dan Dendi juga membuat Arema bisa menurunkan komposisi terbaik karena tidak ada lagi pemain yang cedera atau kurang fit.

Gelandang serang Makan Konate yang sempat absen dalam latihan karena cedera setelah meladeni Borneo FC juga sudah kembali lagi. TInggal bagaimana Milo sekarang meracik tim terbaik untuk meraih kemenangan pertama musim ini.

"Pertandingan nanti tetap tidak mudah untuk Arema. Tapi, sekarang waktunya bangun dari hasil buruk dan kami harus bangkit bersama," jelas Milo.

Hanya, Milo buru-buru menambahkan jika dia tidak ingin pemainnya hanya tergantung pada satu atau dua pemain untuk melakukan show sehingga Dendi dan Alfin juga harus berkolaborasi dengan pemain lain.

"Saya contohkan, semisal pemain terlalu berharap Makan Konate selalu bermain luar biasa. Padahal, ada kalanya lawan memberikan pengawalan ketat. Jadi, setiap pemain Arema harus saling memberikan support ketika di lapangan. Jangan terngantung pada beberapa pemain saja," imbuhnya.