Duel Pelatih Yordania dan Timnas Indonesia, Tren Simon McMenemy Lebih Baik

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 11 Jun 2019, 07:15 WIB
Simon McMenemy

Bola.com, Jakarta - Laga uji coba berlabel FIFA Matchday antara Timnas Yordania dengan Timnas Indonesia di Stadion King Abdullah II, Amman, Selasa (11/6/2019) juga akan memamerkan adu strategi dari kedua pelatih berdarah Eropa.

Jika Yordania punya Vital Borkelmans asal Belgia, Timnas Indonesia dipimpin oleh Simon McMenemy, seorang pelatih berkebangsaan Skotlandia.

Borkelmans melatih Yordania sejak September 2018. Adapun, McMenemy baru ditunjuk menangani Timnas Indonesia pada awal tahun ini.

Sebelum merapat ke Yordania, Borkelmans adalah asisten pelatih Timnas Belgia pada 2012-2016 era Marc Wilmots. Pada pertengahan tahun lalu, juru racik berusia 56 ini memilih mencari petulangan baru dengan menerima pinangan Yordania.

Sembilan bulan meracik Yordania, catatan Borkelmans minus. Dari sembilan pertandingan, skuat berjulukan Al-Nashama tersebut lebih banyak menelan kekalahan.

Tiga kali Yordania takluk di rezim Borkelmans, dengan tiga partai berakhir imbang dan hanya mengemas dua kemenangan. Teraktual, Al-Nashama dibantai Slovakia 1-5 pada partai uji coba, 7 Juni 2019.

Borkelmans sempat sekali bertemu negara dari Asia Tenggara sebelum menghadapi Timnas Indonesia. Namun, hasilnya minor. Yordania digilas Vietnam 3-5 pada babak 16 besar Piala Asia 2019 pada 20 Januari lalu.

2 of 2

Simon McMenemy

Latihan Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, berbincang dengan Andritany Ardhiyasa saat latihan di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Jumat (7/6). Latihan ini persiapan jelang laga persahabatan melawan Yordania. (Bola.com/Yoppy Renato)

McMenemy punya rekam jejak lumayan sebelum membesut Timnas Indonesia. Arsitek asal Skotlandia itu sempat membawa Bhayangkara FC menjuarai Liga 1 2017.

McMenemy juga berhasil mengantar Timnas Filipina lolos hingga babak semifinal Piala AFF 2010, setelah masa-masa kelam negara tersebut di kancah sepak bola Asia Tenggara.

McMenemy ditunjuk sebagai pelatih menggantikan Bima Sakti Tukiman setelah Timnas Indonesia gagal total di Piala AFF 2018. Debut pertama arsitek berusia 41 tahun ini berakhir dengan manis.

Timnas Indonesia mampu dibawanya mengalahkan tuan rumah Myanmar 2-0 pada pertandingan uji coba, 25 Maret 2019.

Lanjutkan Membaca ↓