Paul Munster Tantang Timnas Indonesia Bermain di Vanuatu

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 16 Jun 2019, 08:00 WIB
Diperbarui 18 Jun 2019, 00:16 WIB
Timnas Indonesia Vs Vanuatu

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Vanuatu, Paul Munster, mengaku masih menyimpan rasa penasaran dengan Timnas Indonesia. Pria asal Irlandia Utara itu menantang Pasukan Garuda untuk bermain di Vanuatu dalam pertandingan ulang.

Vanuatu harus pulang dengan kekecewaan setelah kalah telak 0-6 dari Timnas Indonesia dalam laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (15/6/2019) malam WIB. Sebelumnya, Paul Munster berdalih timnya kalah karena tidak maksimal akibat kelelahan menempuh perjalanan panjang ke Indonesia.

Paul Munster kecewa dengan kekalahan telak yang dialami timnya. Dia pun berencana untuk berbicara dengan pelatih Simon McMenemy untuk rencana pertandingan ulang di Vanuatu.

"Saya akan berbicara dengan Simon McMenemy dan menantang dia untuk bermain di sana (Vanuatu)," kata Paul Munster di akhir konferensi pers sembari tersenyum.

Paul Munster sebelumnya menyebut Simon McMenemy beruntung memiliki pilihan banyak pemain untuk membentuk sebuah tim. Situasi tersebut tidak didapatnya ketika membentuk tim Vanuatu dengan keterbatasan pemain.

"Level permainan dan secara ranking, maupun negara, Indonesia lebih baik dari Vanuatu. Indonesia memiliki populasi 250 juta orang, dibandingkan Vanuatu yang hanya berpopulasi 280 ribu jiwa," ucap Munster.

"Saya juga hanya membawa 19 pemain ke sini. Dari situ, terlihat perbedaan proses scounting yang saya lalui jika dibandingkan dengan Timnas Indonesia," ujar Munster.

Meski demikian, Timnas Indonesia sudah memberikan pelajaran berharga buat Vanuatu. Paul Munster menyebut, kekalahan ini membuat timnya semakin percaya diri untuk mengikuti Pasific Games 2019.

"Kami memang kalah hari ini, akan tetapi saya tekankan ini adalah pengalaman buat kami. Sebab, kami tidak selamanya bermain melawan Timnas Indonesia dan ke depan kami bakal lebih banyak bermain melawan tim-tim dari negara Pasifik," ucap Paul Munster.