Resmi Melantai di BEI, Saham Bali United Meroket

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 17 Jun 2019, 16:15 WIB
Bali United

Bola.com, Jakarta - Harga saham Bali United dengan kode 'BOLA' melonjak ke angka Rp296 per lembar dari harga awal Rp175 per lembar. Itu artinya, harga sahamnya naik hingga 69 persen.

Meroketnya harga saham Bali United berbarengan dengan diresmikannya saham tim berjulukan Serdadu Tridatu itu sekaligus pembukaan pasar uang di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Pusat, Senin (17/6/2019).

"Sangat senang, ini membuktikan sepak bola bisa listing di bursa saham. Saya mengajak profesional lainnya untuk melantai demi sepak bola Indonesia," ujar Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri kepada wartawan.

"Tujuan kami untuk memajukan industri olahraga, karena pada saat ini industri ini belum dilihat orang lain," kata Yabes.

Kendati demikian, melantai di bursa saham tak jadi garansi prestasi bagi Bali United. Yabes menambahkan, dengan memiliki saham dan menghimpun dana dari masyarakat, Serdadu Tridatu masih dapat bersaing di Liga 1.

"Klub dengan modal besar seperti Manchester United atau Real Madrid, mereka tak selalu di atas. Tapi tahun berikutnya pasti naik lagi," tutur Yabes.

"Tak ada hubungannya dengan melepas saham dengan prestasi klub, tapi memberikan kapasitas lebih untuk mengembangkan sepak bolanya," imbuhnya.

Bali United menjadi klub sepak bola Indonesia pertama yang go public