Sepak Mula 22 Juni, BOPI Segera Terbitkan Rekomendasi Liga 2 2019

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 19 Jun 2019, 20:20 WIB
Liga 2

Bola.com, Jakarta - PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 2 2019 dapat bernapas lega. Pasalnya, rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional (BOPI) segera terbit.

Namun, PT LIB masih harus waswas. Sebab, sepak mula Liga 2 2019 akan bergulir pada akhir pekan ini. Laga Persik Kediri melawan PSBS Biak di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (22/6/2019), bakal menjadi sajian pembuka.

"Paling lambat besok, Kamis (20/6/2019), karena kami perlu kroscek secara keseluruhan," ujar Sandy Suwardi Hasan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) BOPI.

Sebelumnya, BOPI sempat memberikan peringatan kepada PT LIB. Pemicunya karena beberapa peserta Liga 2 2019 masih tersangkut kasus penunggakan gaji dan administrasi lainnya.

Selain persoalan gaji, beberapa klub juga belum menyerahkan dokumen yang lengkap kepada BOPI lewat PT LIB. Tiga tim yang tercatat kondisi finansialnya masih dan sempat bermasalah ialah Sriwijaya FC, PSPS Riau, dan PSMS Medan.

"Kalau soal gaji pemain sudah diselesaikan oleh Sriwijaya FC. Kami sudah mendapatkan surat resmi dari PT Sriwijaya yang menaungi klub, urusan internal mereka sudah selesai," kata Sandy.

2 of 2

Perkembangan PSPS, PSMS, dan Persepar

Mengenai pengelolaan PSPS, Sandy menerima kabar tim berjulukan Asykar Bertuah itu akan diambil alih oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

"Dan dalam surat yang kami terima, akan ada enam perusahaan yang sudah bersedia bekerja sama dengan Gubernur Riau untuk mendanai PSPS menjalani Liga 2 2019 musim ini. Dana dari investor baru itu juga sekaligus membayarkan gaji kepada pemain musim lalu," tutur Sandy.

Sandy juga telah mendapatkan keterangan dari PSMS. Tim Ayam Kinantan itu disebutnya bakal membayar penunggakan gaji pemain melalui beberapa tahap.

"Dari surat PSMS ini mereka mencantumkan manajemen PSMS akan melunasi gaji pemain sebesar 50 persen dan akan dikirimkan secara langsung kepada rekening pemain dan 50 persen lainnya akan dikirim langusung oleh PT LIB ke rekening pemain," imbuhnya.

Sandy menambahkan, pihaknya memberikan keringanan kecil kepada Persepar Waropen. Sebagai klub promosi, Persepar masih belum memenuhi persyaratan yang diminta BOPI.

"Untuk Persewar masih ada satu item saja yang belum. Tetapi, terlepas dari belum diberikan, kami masih menunggu karena dalam surat yang mereka ajukan akan diberikan waktu untuk mengurusnya," jelas Sandy.

"Mengapa kami berikan keringanan? Karena Persewar baru saja berubah dari klub amatir menuju profesional, sebab mereka ini merupakan klub promosi di Liga 2," jelas Sandy. 

Lanjutkan Membaca ↓