Arema Ubah Strategi, Tak Ingin Lagi Khawatirkan Tim Lawan

Oleh Iwan Setiawan pada 20 Jun 2019, 10:15 WIB
Arema FC

Bola.com, Malang - Arema harus bersabar menunggu lanjutan Shopee Liga 1 2019. Tim besutan Milomir Seslija ini baru menjalani pertandingan terdekat, pada 29 Juni 2019, melawan Tira Persikabo di Stadion Gajayana, Malang.

Arema memiliki jeda panjang karena dua pertandingan melawan Persib Bandung dan PSM Makassar mengalami penundaan.

Sambil menyiapkan tim, Singo Edan ternyata enggan memantau kekuatan Tira Persikabo terlalu dalam. Hal itu disampaikan General Manager Arema, Ruddy Widodo.

Padahal, calon lawannya tersebut sedang dalam kepercayaan diri tinggi. Tim besutan Rahmad Darmawan itu baru menahan Persib 1-1 di Bandung (18/6/2019). Bahkan Tira Persikabo bisa memberikan perlawanan sengit dan hampir memenangi pertandingan dengan beberapa peluang emas yang didapat.

"Sekarang kami berubah ketika memainkan laga kandang. Arema ingin fokus untuk mempersiapkan tim ketimbang melihat lawan. Bermain di kandang sendiri harusnya tidak ada rasa takut menghadapi siapapun,"kata Ruddy.

Beberapa tahun terakhir, Arema dinilai terlalu banyak khawatir dengan kekuatan lawan sehingga beban yang ada di pundak pemain terasa lebih berat.

"Sekarang waktunya main ciri khas Malang. Semua lawan yang datang pemain tidak perlu terbebani harus khawatir mengawal lawan. Fokusnya lebih banyak menekan," sambungnya.

Musim lalu misalnya, Arema memang tidak pernah kalah di kandang, namun mereka ditahan lawan enam kali. Hal itu sudah jadi tanda jika markas Arema kurang angker karena ada enam klub yang bisa mencuri poin di Malang.

Alhasil, Arema sudah kehilangan 12 poin di depan suporter sendiri. Andaikan poin itu tidak hilang, pencapaian Singo Edan sama  Persija Jakarta yang jadi juara di Liga 1 2018 dengan poin 62.

"Sudah kami tekankan sejak awal, musim ini target sapu bersih poin di kandang dulu. Pertandingan sebelumnya, pemain sudah berhasil mengalahkan Persela Lamongan. Semoga ke depan Arema konsisten dan bisa lebih baik tentunya," harap Ruddy.