Pelatih PSM Memaklumi Paceklik Gol yang Dialami Eero Markkanen

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 25 Jun 2019, 17:00 WIB
Diperbarui 25 Jun 2019, 17:00 WIB
Eero Markkanen
Striker PSM Makassar, Eero Markkanen, berlari saat melawan Lao Toyota FC pada laga Piala AFC 2019 di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (13/3). PSM menang 7-3 atas Lao. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bola.com, Sentul - Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, memaklumi paceklik gol yang sedang dialami Eero Markkanen musim ini. Pelatih asal Bosnia menyebut hal ini situasi wajar buat pemain yang baru berkarier di tempat baru.

Eero Markkanen bergabung dengan PSM Makassar pada Januari 2019. Pada awal-awal penampilannya, pemain berpaspor Finlandia itu tampil moncer bersama tim Juku Eja.

Markkanen mencetak lima gol dalam empat pertandingan awal yang dimainkannya di Piala AFC 2019. Namun, sejak itu eks pemain Real Madrid Castilla itu seakan kehilangan ketajamannya.

Terakhir Markkanen mencetak gol untuk PSM ketika mengalahkan Kaya FC dengan skor 2-1 (17/4/2019). Dengan demikian, sampai saat ini Markkanen belum lagi mencetak gol buat PSM selama 69 hari.

Darije Kalezic menyebut, Markkanen masih membutuhkan adaptasi dengan sepak bola Indonesia. Proses adaptasi yang dimaksud adalah menyesuaikan gaya bermainnya dengan karakter sepak bola Indonesia.

"Setiap negara memiliki budaya sepak bolanya sendiri, begitu juga Indonesia. Siapapun yang datang dan bermain di Indonesia harus memahami hal-hal ini dan segera bisa beradaptasi," kata Darije Kalezic dalam konferensi pers jelang laga melawan Becamex Binh Duong, Selasa (25/6/2019).

"Maksud saya adalah menyesuaikan diri dengan cara bermain di Indonesia. Jika sudah mampu beradaptasi, performanya akan lebih baik. Saya sedang membicarakan hal itu dengan Eero, karena sebenarnya saya yakin dia bisa berkembali lagi," tegas Kalezic.

PSM Makassar membutuhkan ketajaman Eero Markkanen pada laga leg kedua semifinal Zona ASEAN Piala AFC 2019, Rabu (26/6/2019). Seperti diketahui, tim Juku Eja membutuhkan kemenangan dengan minimal selisih dua gol untuk melaju ke babak selanjutnya.

Lebih Dekat dengan Sandy Walsh (Part 2), Beragam Alasan untuk Bisa Bela Timnas Indonesia